Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

76 Orang Dirapid Test di Dua Pos Sekat, Hasilnya Semua Dinyatakan Non Reaktif

  • 24 Juni 2020
  • 21:40 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1182 Pengunjung
suaradewata

Buleleng, suaradewata.com - Total ada sebanyak 76 orang pelaku perjalanan yang datang dari luar daerah Bali akan memasuki wilayah Buleleng dilakukan rapid test di dua titik pos sekat yang ada di wilayah Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak dan di Desa Tembok, Kecamatan Tejakula. Hasilnya, semua dinyatakan non reaktif.

Dari total 76 orang dirapid test itu, terdiri dari 6 orang dirapid test di pos sekat Desa Tembok. Kemudian 70 orang dirapid test di pos sekat Labuan Lalang, Desa Sumberklampok. Untuk rapid test di Labuan Lalang melibatkan dokter Poliklinik Poles Buleleng bersama staf serta Dinas Kesehatan Buleleng.

Proses rapid test di Labuan Lalang, pada Rabu (24/6/2020) dimulai pukul 09.00 wita dilakukan terhadap pengemudi dan penumpang mobil serta pengendara sepeda motor yang datang dari luar Bali menuju wilayah Buleleng. Sebanyak 66 orang dirapid test secara gratis dan hasilnya semua non reaktif, maka supir dan penumpang dapat melanjutkan perjalanan sesuai dengan tujuannya ke wilayah Buleleng.

Kepala Poliklinik Polres Buleleng dr. Anesia mengatakan, rapid test dilakukan untuk mencegah wabah virus Corona masuk ke wilayah Buleleng. "Harapan kami agar mmasyarakat untuk tetap mengikuti protokol kesehatan yang telah dianjurkan, tetap memakai masker, lakukan sosial dan physical distancing  serta pola hidup sehat dan bersih," ujar Anesia.

Sementara itu Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 yang juga Sekda Buleleng, Gede Suyasa menjelaskan, dengan hasil semua dinyatakan non reaktif maka mereka diperbolehkan masuk ke wilayah Buleleng. Upaya pencegahan akan terus dilakukan, sehingga Buleleng bebas dari Covid-19.

"Upaya pencegahan ini kami lakukan dengan mendirikan pos sekat di dua titik pintu masuk Buleleng. Kami mengimbau agar masyarakat untuk selalu waspada terhadap penularan covid-19, khususnya lewat transmisi lokal," tandas Suyasa.

Sementara perkembangan penanganan Covid-19 di Buleleng, saat ini terdapat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang terkonfirmasi secara kumulatif sebanyak 91 orang, dinyatakan sembuh sebanyak 80 orang, dalam perawatan sebanyak 10 orang dan 1 orang dirujuk ke Denpasar. Untuk jumlah PDP negatif sebanyak 19 orang, masih dirawat ada 1 orang, PDP yang terkonfirmasi ada 6 orang.

Selanjutnya Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara kumulatif berjumlah 121 orang, dengan rincian masih dipantau tidak ada, selesai masa pantau ada 112 orang dan ODP terkonfirmasi ada 9 orang. Untuk Orang Tanpa Gejala (OTG) secara kumulatif berjumlah 1.860 orang, dengan rincian selesai masa pantau ada 1.632 orang, karantina mandiri ada 151 orang, OTG dirawat di RS Pratama Giri Emas ada 1 orang, dan OTG yang terkonfirmasi ada 76 orang. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER