Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

GMT Salurkan 1.254 Paket Sembako untuk Petani dan Nelayan di Seraya Timur

  • 20 Juli 2020
  • 19:25 WITA
  • Karangasem
  • Dibaca: 1700 Pengunjung
suaradewata

Karangasem, suaradewata.com - Merespon kesulitan yang dihadapi oleh warga di Desa Seraya Timur, Semeton GMT, Senin (20/7/2020) menyalurkan sebanyak 1.254 paket Sembako untuk warga di sembilan banjar dinas di desa setempat. Penyaluran sembako tersebut dilaksanakan oleh mantan Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana, bersama Koordinator Lapangan GMT yang juga Ketua Fraksi Nasdem DPRD Karangasem, I GustI Ngurah Gede Subagiartha dan I Made Juita, tokoh masyarakat Desa Seraya yang juga anggota DPRD Karangasem dari Fraksi. 

Guna mematuhi protokol kesehatan, utamanya menghindari terjadinya kerumunan warga ditengah pandemi Covid-19, penyerahan bantuan sembako dilaksanakan secara simbolis oleh I Made Sukerana, Made Juita dan I Gusti Ngurah Subagiartha, yang diterima oleh perwakilan dari masing-masing banjar dinas di Seraya Timur. 

Sembilan banjar dinas di Desa Seraya Timur yang digelontor bantuan sembako, masing-masing Banjar Dinas Batu Kori 145 paket, Banjar Dinas Tinjalas 53 paket, Banjar Dinas Tukad Buah 78 paket, Banjar Dinas Tukad Tiis 114 paket,  Banjar Dinas Kangin 109 paket, Banjar Dinas Bukit Catu 70 paket, Banjar Dinas Tukad Item 105 paket, Banjar Dinas Gili Selang 224 paket, dan Banjar Dinas Tanah Barak 320 paket. Sementara bantuan juga digelontorkan kepada Kelompok Ternak Kucit, di Banjar Benesan, Desa Seraya Tengah sebanyak 36 paket. 

“Untuk di Desa Seraya Timur, total bantuan sembako yang kita bagikan sebanyak 1.254 paket. Begitu selesai penyerahan secara simbolis, bantuan langsung dibagikan kepada warga penerima sesuai data, oleh perwakilan dari masing-masing banjar dinas,” kata Koordinator Lapangan GMT, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha. 

Dikatakannya, bantuan yang disalurkan ini untuk membantu warga desa setempat utamanya petani dan nelayan, dimana hampir sebagian besar tanaman jagung petani di desa tersebut mengalami gagal panen akibat serangan hama grayat atau ulat daun. Selain itu sebagian nelayan sementara waktu ini juga tidak berani melaut akibat cuaca buruk. “Kami berharap bantuan dari keluarga besar GMT yang kami salurkan ini bisa membantu meringankan bebean kesulitan ekonomi yang dialami warga ditengah kondisi sulit seperti sekarang ini,” ucapnya.nov/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER