Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Rencana Kenaikan Gaji PTT Bangli Bakal Sedot Anggaran Capai Rp 44,9 Miliar

  • 08 Oktober 2019
  • 00:00 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 2573 Pengunjung
suaradewata

Bangli, suaradewata.com - Komitmen Bupati Bangli I Made Gianyar untuk meningkatkan gaji Pegawai Tidak Tetap (PTT) termasuk Guru Tidak Tetap (GTT) tahun 2020, bukan hanya isapan jempol belaka. Terbukti, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kabupaten Bangli sudah menindaklanjutinya dengan memasukkan kenaikan gaji para PTT tersebut kedalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD). Sesuai rancangan tersebut, gaji PTT di Bangli tahun 2020 telah dipatok sebesar Rp 2,2 juta dengan kebutuhan anggaran mencapai Rp 44, 932 miliar setahun    

Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Bangli, Nyoman Widiana saat dikonfirmasi Selasa (08/10) membenarkan hal tersebut. Dijelaskan, kenaikan gaji para PTT tersebut merupakan komitmen Bupati Bangli I Made Gianyar menjelang masa jabatannya berakhir. “Peningkatan gaji itu, merupakan  bentuk reward yang diberikan bapak Bupati menjelang masa akhir jabatan beliau kepada para PTT. Ini adalah kebijakan dari bapak Bupati, kami hanya membuatkan rancangannya,” ungkapnya.

Disebutkan, sesuai rancangan yang telah masuk dalam RPJMD Kabupaten Bangli tahun 2020, kenaikan gaji PTT dari Rp 1.250.000 menjadi Rp 2.200.000 per orang per bulan atau Rp 950 ribu. Diakui, memang Bupati Made Gianyar menjanjikan kenaikan gaji PTT menjadi Rp 2 juta. “Namun rancangan kenaikan gaji PTT menjadi Rp 2,2 juta, itu sudah termasuk BPJS Kesehatan dan BJS Ketenagakerjaan,” jelasnya. Meski demikian, untuk kepastian besarannya  tersebut, nanti masih akan tergantung saat pengajuan KUA/PPAS APBD induk 2020 dan tentunya tergantung dari anggaran yang tersedia.  

Lanjut Widiana, sesuai rancangan tersebut diketahui jumlah PTT di kabupaten Bangli saat ini terdata sebanyak 1.702 orang. “Karena itu, kebutuhan anggaran yang diperlukan untuk kenaikan gaji PTT ini mencapai Rp 44,932 miliar setahun,” jelasnya.  

Untuk diketahui, jumlah PTT di Bangli mengalami penurunan dibanding data tahun lalu. Sesuai data sebelumnya saat kenaikan gaji PTT tahun 2019 dari Rp 990 ribu lebih menjadi Rp 1.250 juta tercatat jumlah PTT sebanyak 1.736 orang. Sedangkan saat ini, jumlah PTT sebanyak  1.702 atau turun 34 orang. Hal tersebut terjadi, karena sejak pengangkatan PTT terakhir tahun 2005 melalui SK Bupati, ada yang tidak diperpanjang lagi, karena pensiun serta ada yang mengundurkan diri. ard/sar


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER