Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Gubernur Koster Ajak Wisatawan Tertib & Disiplin ke Bali, Karena Bali Tujuan Utama Pariwisata Dunia

  • 07 Mei 2022
  • 18:10 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1214 Pengunjung
Warga Negara Asing (WNA) yang membuat foto tanpa busana di pohon yang disucikan di Obyek Wisata Kayu Putih, Banjar Dinas Bayan, Desa Tua, Kabupaten Tabanan,. Foto:kw

Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali, Wayan Koster menyatakan Bali merupakan tujuan utama pariwisata dunia, karena itu harus betul - betul dijalankan dengan tertib dan disiplin.

"Sudah banyak kejadian - kejadian yang tidak etis dan sepatutnya dilakukan oleh wisatawan, ada yang duduk di tempat suci secara sembarangan hingga ada yang telanjang di pohon yang disakralkan. Ini betul - betul memalukan dan tidak bisa Saya biarkan, jadi oleh karena itu, Saya memerintahkan Bapak Kanwil Menkumham Provinsi Bali untuk segera melakukan deportasi terhadap wisatawan ini, agar tindakan yang tidak terpuji tersebut menjadi pelajaran bagi wisatawan," kata Wayan Koster dalam keterangan persnya dihadapan Kepala Kanwil Bali Kemenkumham RI, Jamaruli Manihuruk pada, Jumat (Sukra, Paing, Gumbreg) 6 Mei 2022 di Jayasabha terkait pendeportasian terhadap Warga Negara Asing (WNA) yang membuat foto tanpa busana di pohon yang disucikan di Obyek Wisata Kayu Putih, Banjar Dinas Bayan, Desa Tua, Kabupaten Tabanan, seraya menyatakan silahkan berkunjung ke Bali, tetapi dengan tetap menghormati pariwisata Bali, menjaga martabat Bangsa Indonesia dengan budaya-nya, khususnya menghormati keluhuran budaya Bali.

Atas dasar itu, Gubernur Bali jebolan ITB ini mengambil tindakan tegas terhadap semua pelanggaran, agar hal ini tidak terulang lagi kedepannya dan menjadi pelajaran bagi pelaku perjalanan serta bagi para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara yang melakukan pelanggaran. "Selama ini yang paling banyak melakukan tindakan - tindakan yang tidak etis dan bertanggung jawab adalah wisatawan mancanegara," ungkap Gubernur Koster.kw/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER