Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Saatnya Putra Kediri Diberi Kesempatan

  • 09 November 2014
  • 00:00 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 988 Pengunjung

Tabanan, suaradewata.com – Meski jumlah pemilih di Kecamatan Kediri sebesar 62.395 pemilih adalah paling banyak dari kecamatan yang ada di Kabupaten Tabanan. Namun selama ini Kediri selalu merasa dianaktirikan lantaran tidak satupun putra Kediri diberi kesempatan menjadi pemimpin di Tabanan. Dalam pilkada 2015 mendatang besar harapan masyarakat Kediri untuk mendorong salah satu putra terbaiknya menjadi calon Wakil Bupati Tabanan. Antusias tersebut terlihat saat salah satu putra Kediri yakni Made Suarta mendaftar sebagai calon Wakil Bupati di DPC PDIP Sabtu, (8/11).

Kedatangan Made Suarta yang kini menjabat sebagai sekretaris Fraksi PDIP DPRD Tabanan mengesankan dukungan riil di tengah masyarakat. Pasalnya kedatangan Suarta dibarengi oleh para pengurus partai mulai dari PAC, 15 Ketua Ranting hingga anak ranting. Tidak hanya itu beberapa tokoh masyarakat, Prebekel, bahkan Bendesa Adat Kediri AA. Ngurah Gede Panji Wisnu tampak semangat mengantarkan Suarta mendaftar ke DPC PDIP Tabanan di Jalan Yeh Gangga, Desa Gubug Tabanan. “Ini menunjukkan Pak Made Suarta mendapat dukungan riil ditengah masyarakat, dan putra Kediri menjadi wakil bupati adalah harga mati,” ucap Sekretaris PAC I Made Sujana saat mengantar calonnya. Menurut dia, selama ini Kediri selalu merasa dianak tirikan lantaran kadernya tidak pernah diberi kesempatan untuk memimpin Tabanan. Padahal kata dia dilihat dari jumlah pemilih Kecamatan Kediri memiliki jumlah pemilih terbesar di 10 kecamatan yang ada di Tabanan. Selain itu Kediri kata dia sebagai penyumbang PAD terbesar bagi Tabanan melalui DWT Tanah Lot. “Saya kira sudah saatnya putra Kediri diberi kesempatan memimpin Tabanan, karena potensi SDM yang kami miliki tidak kalah hebatnya,” tandas Sujana. Hal serupa diungkapkan Bendesa Adat Kediri AA. Ngurah Gede Panji Wisnu yang juga tokoh Puri Kediri ini. Kata dia, selama ini Kediri memiliki potensi yang luar biasa, dan kini sudah saatnya diberikan kesempatan memimpin di Tabanan. “Saya hadir kesini atas keinginan masyarakat Kediri yang ingin salah satu putra terbaiknya diberikan kesempatan menjadi pemimpin di Tabanan,” jelasnya.

Sementara Suarta yang dikenal low profil dan penuh kesederhanaannya mengaku, tekatnya untuk maju tersebut bukan atas ambisi probadi melainkan atas dorongan masyarakat Kediri pada umumnya. Sebelum memutuskan untuk maju dia mengaku telah beberapa kali melakukan koordinasi baik ditingkat partai, adat dinas, desa adat dan tokoh masyarakat. “Sebelum mendaftar  kami di Kediri baik ditingat partai maupun tokoh masyarakat telah melakukan beberapa kali rapat, dan menugaskan saya untuk ikut bertarung dalam pilkada mendatang,” jelasnya. Atas amanat dan kepercayaan tersebut dirinya mengaku serius ikut bursa calon wakil Bupati dari PDIP. Baik Suarta dan pendukungnya berharap DPP PDIP jernih menangkap aspirasi masyarakat tersebut. gin


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER