Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Sarjana : Pembangunan Patung Wisnu Murti Harga Mati

  • 21 Oktober 2015
  • 00:00 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 2899 Pengunjung

Tabanan, suaradewata.com– Pembangunan patung Wisnu Murti kembali di Catus Pata (perempatan) Kediri merupakan harga mati. Hal itu diungkapkan calon bupati I Wayan Sarjana yang berpasangan dengan IB. Komang Astawa Merta (Jana – Amerta) saat bertemu dengan warga Kediri di Jaba Pura Dalem Mal Mundeh Desa Pandak Bandung, Kediri beberapa waktu lalu.

Menurut Sarjana sebagai warga Tabanan pihaknya sangat menyayangkan dibongkarnya simbul hindu di catus pata tersebut yang kemudian diganti dengan patung Sukarno. “Karena merasa prihatin, makanya jika kami terpilih salah satu program seratus hari kami yakni membangun kembali patung wisnu murti, istilahnya pembangunan patung wisnu murti merupakan harga mati,” tegas Sarjana. Selain kembali membangun patung Wisnu Murti Sarjana juga menegaskan dalam program kerjanya jika terpilih akan membangun rumah sakit untuk kalangan bawah. Hal itu lantaran selama ini banyak sekali masyarakat mengeluh karena tidak bisa berobat atau susahnya mendapatkan kamar di rumah sakit. “Kami akan bangun rumah sakit untuk kalangan menengah kebawah,” tegasnya.

Sementara salah satu tokoh masyarakat Malmundeh I Wayan Djigeh yang juga mantan anggota DPRD Tabanan 2 Periode mengatakan apa yang disampaikan Sarjana dalam program kerjanya sangatlah bagus karena untuk mensejahterakan masyarakat. Dia berharap program itu mendapat perhatian  serius oleh pemimpin Tabanan mendatang. Dia juga menyoroti PNS yang tidak mendapatkan uang lauk pauk. “Juga perlu di perhatikan dengan uang lauk pauk untuk PNS karena selama ini saya dengar seluruh PNS tidak mendapatkan hak mereka, padahal uang lauk pauk wajib bagi PNS,” tegasnya.

Kehadiran Sarjana ditengah warga itu mendapat sambutan hangat oleh warga setempat. Merekapun sepakat untuk bersama-sama dan bahu membahu memenangkan paket Jana – Amerta dalam pilkada Tabanan 9 Desember mendatang. ina


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER