WOW..!! 21 WNA dan Blasteran Ajukan Jadi WNI

  • 24 Februari 2024
  • 18:05 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 2245 Pengunjung
WNA dan Blasteran yang mengajukan kewarganegaraan Indonesia di Kanwil Kemenkumham Denpasar. Sumber : Mot/SD

Denpasar, suaradewata.com - Sebanyak 21 orang Warga Negara Asing (WNA) dan blasteran mengajukan permohonan menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Ini hal yang luar biasa disaat Negara Indonesia usai melaksanakan pesta demokrasi dalam Pemilu 2024. Berikut alasan mereka memohon menjadi WNI.

WNA pemohon WNI, seluruhnya tetap menjalani proses administrasi dan selanjutnya untuk dilakukan evaluasi kembali. Sebagaimana disampaikan Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Alexander Palti, Sabtu (24/02) yang memimpin langsung tim evaluasi dari ke 21 orang yang ingin masuk menjadi WNI.

Dari 21 orang ini, terdapat 3 WNA yaitu Antonio Camaiani, yang sebelumnya berkewarganegaraan Italia. Selanjutnya Laia Gil Coca serta Ricard Andreu Martinez yang yang ke duanya berkewarganegaraan Spanyol.

Sementara itu 18 lainya merupakan subjek anak berkewarganegaraan ganda yang terdiri dari perkawinan campuran antara negara Indonesia-Jepang sebanyak 16 orang, Indonesia-Swiss sebanyak 1 orang serta Indonesia-Inggris sebanyak 1 orang.

Alexander Palti bersama Tim Verifikasi mengajukan beberapa pertanyaan diantaranya pertanyaan tentang wawasan Kewarganegaraan, Pajak dan Tindakan Kriminal. Kedua puluh satu WNA tersebut mampu menjawab pertanyaan tentang wawasan Kewarganegaraan maupun pertanyaan lainya dengan cukup baik.

Selain itu, pemohon juga diminta untuk melafalkan Pancasila dan ditanyakan latar belakang penyebab timbul keinginanya untuk menjadi seorang WNI.

"Sebagian besar pemohon menjawab timbulnya keinginan menjadi seorang WNI disebabkan oleh rasa nyaman untuk tinggal di Indonesia khusunya di Bali karena Bali memiliki budaya yang kaya dan unik, dengan berbagai tradisi dan ritual keagamaan yang menarik yang tidak bisa ditemuai di tempat lain," ungka Palti.

Selain itu, kata Palti masyarakatnya yang ramah serta murah senyum juga menjadi faktor yang menyebabkan timbulnya rasa nyaman untuk tinggal di Bali. Secara formil keseluruhan dari mereka dinilai baik. Untuk langkah kelanjuta nantinya tim verifikator akan melakukan verifikasi lebih lanjut kelengkapan berkas untuk kemudian diajukan ke pusat. mot/ari


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER