Ketut Mandia Mundur dari PDI Perjuangan, Berlabuh ke Gerindra

  • 06 Februari 2023
  • 19:25 WITA
  • Klungkung
  • Dibaca: 3172 Pengunjung
Politisi Klungkung, I Ketut Mandia, memutuskan mundur dari partai PDI Perjuangan, surat pengunduran diri dibawa langsung ke sekretariat DPC PDI Perjuangan, Senin (06/02/2023).

Klungkung, suaradewata.com- Politisi PDI Perjuangan Klungkung, I Ketut Mandia, memutuskan mundur dari partai yang telah lama dinaunginya. Surat pengunduran diri dibawa langsung ke sekretariat DPC PDI Perjuangan, Senin (06/02/2023). Surat diserahkan langsung kepada pegawai sekretariat DPC, sekitar pukul 10.00 pagi tadi.

Isu hengkangnya politisi asal desa Pikat kecamatan Dawan ini sudah santer terdengar dikalangan masyarakat Klungkung. Pasalnya, sejak kekalahan dalam Pilkada Klungkung 2018 lalu, Ketut Mandia yang kala itu didaulat sebagai calon Wakil Bupati dari PDI Perjuangan seakan ‘terbuang’ dari partainya. Namanya tidak masuk dalam struktur organisasi partai baik di tingkat DPD maupun di DPC Klungkung. Bahkan dalam penjaringan calon DPRD Bali periode 2024-2029, nama Mandia tidak muncul dalam usulan partai. 

Kepada sejumlah media, Ketut Mandia menjelaskan jika mundurnya dari PDI Perjuangan telah melalui proses yang cukup lama. Empat tahun setelah Pilkada lalu dirinya mengakui tidak berproses dalam dunia politik. Namun sejauh itu dirinya mengaku sangat rajin didatangi konstituennya atau dari kalangan masyarakat. Mereka meminta bantuan serta mempertanyakan langkah politik kedepan. Namun, Mandia mengaku hanya mampu membantu dengan keterbatasannya. “Ketika Itu saya berpikir jika melanjutkan aspirasi masyarakat harus melalui jalur politik dan kembali duduk di kursi legislatif seperti sepuluh tahun perjuangan saya di DPRD Bali,’’ beber Ketut Mandia usai menyerahkan surat pengunduran dirinya.

Politisi yang telah dua periode duduk di kursi DPRD Provinsi Bali mulai tahun 2009 dengan mengantongi 23 ribu suara ini, mengaku telah resmi gabung ke Partai Gerindra pada Sabtu (04/02) lalu. Dirinya mengantongi KTA resmi Partai Gerindra yang diserahkan langsung oleh ketua DPC Gerindra Klungkung, I Wayan Baru, di Kantor DPC Gerindra di jalan Ngurah Rai, Semarapura tengah Klungkung. Dalam acara penyerahan KTA tersebut juga disaksikan oleh seluruh pengurus DPC Partai Gerindra Klungkung. 

"Saya berterima kasih kepada partai Gerindra yang telah mempercayai untuk melanjutkan perjuangan politiknya kedepan. Tidak hanya itu, saya juga berterimakasih kepada PDI Perjuangan yang telah membesarkan saya serta memberikan ruang untuk berkiprah sepuluh tahun duduk di kursi DPRD Provinsi," terangnya.

Lanjut Mandia, dirinya bukanlah politisi dengan julukan kacang lupa kulitnya. Dirinya mengakui sejauh ini masih berkomunikasi baik dengan kader maupun teman sejawatnya dulu di partai yang akrab dengan sebutan moncong putih. Dia sadar betul rasa persaudaraan dan pertemanan harus dijaga dengan baik meski saat ini terbatas dengan kendaraan politik yang berbeda. "Semua partai politik tujuannya sama, yakni menjembatani aspirasi masyarakat dan mensejahterakan masyarakat," tuturnya.

Menyinggung target dalam perhelatan 2024 nanti, dirinya tak memungkiri meraih kursi DPRD adalah target utama. Namun, semua itu akan dilalui dengan proses dan perjuangan secara maksimal, mengenai hasil semua kehendak Tuhan. "Saya hanya mengikuti proses alam, kepercayaan masyarakat dan restu Ida Sang Hyang Widhi menjadi kuncinya," pungkasnya. ars/adn


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER