Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Foto Bule Naik dan Duduk di Pelinggih Pura Teratai Bang Viral di Medsos

  • 01 Oktober 2022
  • 18:00 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1666 Pengunjung
Foto bule yang naik dan duduk di pelinggih diunggah akun @dreamchaser_traveling di instagram. Foto : ISTIMEWA

Tabanan, suaradewata.com - Lagi-lagi aksi bule yang berfoto ditempat suci dengan pose tidak pantas terjadi di Kabupaten Tabanan. Kali ini sebuah foto yang memperlihatkan seorang bule naik dan duduk di sebuah pelinggih viral di media sosial. 

 

Usut punya usut, pelinggih itu berada di Pura Teratai Bang, yang ada di kawasan Kebun Raya Eka Karya Bali, di Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, Tabanan. 

 

Foto itu sendiri viral setelah diunggah oleh akun @dreamchaser_traveling di instagram. Dalam foto itu terlihat seorang bule pria mengenakan baju putih lengkap memakai sepatu. Bule itu berfoto dengan posisi duduk.  Nampak juga dia mengkalungkan masker hitam dan menggendong tas warna merah. 

 

Dikonfirmasi terpisah, Perbekel Desa Candikuning, I Made Mudita menjelaskan bahwa pihaknya menduga jika bule itu naik di Pelinggih Bale Pelik tersebut lebih dari 6 bulan lalu. Sebab menurutnya jika dilihat dari foto kondisi sekarang tidak ada sanggah tawang berbahan bambu yang ada di sebelah kanan pelinggih. Sedangkan di foto wisatawan yang naik pelinggih, masih ada sanggah tawang tersebut.

 

Kendatipun demikian, pihaknya tetap menindaklanjuti hal itu dengan turun ke lokasi bersama dengan pihak kepolisian dan prajuru adat setempat. "Lokasinya memang benar di Pura Teratai Bang, wisatawan ini naik ke Pelinggih Balai Pelik, tapi itu kejadiannya lebih dari 6 bulan lalu," ujarnya Sabtu (1/10/2022). 

 

 

Ditambahkannya jika saat ini aparat polisi sudah melacak identitas bule tersebut. "Kalau sekarang, sanggah tawang sudah tidak ada, karena 6 bulan lalu saat odalan sudah dipindah ke barat. Nah sedangkan di foto wisatawan yang viral ini masih ada sanggah tawang. Jadi itu kita pastikan bukan foto baru-baru ini," imbuhnya.

 

Namun peristiwa itu tetap saja membuat pihaknya akan menggelar upacara guru piduka bertepatan dengan odalan di Pura Teratai Bang yakninsaat Rahina Tumpek Landep mendatang. "Pihak Adat akan menggelar upacara guru piduka, namun juga akan dilaksanakan upacara pembersihan. Untuk waktunya kita masih menunggu hari baik," papar Mudita.

 

Pihaknya sendiri menyayangkan hal itu bisa terjadi, sebab  setiap harinya pintu masuk Pura Teratai Bang selalu terkunci. Dan jika ada umat yang melaksanakan persembahyangan akan menghubungi pemangku setempat. Dimana nomor telepon sudah tertera di wantilan jaba Pura. Disamping itu pengumuman larangan untuk masuk pura juga sudah dipasang di depan pura. "Pengumuman larangan sudah tersedia di depan pura, jadi kita sangat sayangkan ini bisa terjadi," pungkasnya.

 

Sementara itu, Ketua PC KMHDI Tabanan, I Putu Edi Pratama mengatakan bahwa pihaknya sangat menyayangkan akan peristiwa tersebut. Hanya sama perlu diketahui bagaimana kronologinya terlebih dahulu. "Perlu kita ketahui dulu, kapan foto itu diambil, lalu kenapa bisa beredar fotonya. Dan selanjutnya harus ada klarifikasi dari bule tersebut untuk meminta maaf baik itu secara sekala dan niskala," tegasnya. ayu/yok


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER