Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Amankan Sumber Daya Air, Satpol PP Buleleng Awasi Penggunaan ABT

  • 04 Agustus 2022
  • 21:00 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1197 Pengunjung
istimewa/suaradewata

Buleleng, suaradewata.com - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng melakukan pengawasan terhadap pengguna Air Bawah Tanah (ABT). Hal ini dilakukan, seiring dengan bertambahnya jumlah penduduk yang berdampak terhadap peningkatan jumlah pemakaian air yang bersumber dari Air Bawah Tanah.  

Disela-sela melakukan pengawasan, Kepala Satuan (Kasat) Pol PP Buleleng I Gede Arya Suardana, Ap, MM, Kamis (4/8/2022) mengatakan pihaknya melakukan pengawasan penggunaan ABT, merupakan kegiatan yang sudah terjadwal secara rutin.  

“Ketersediaan ABT di Bali cukup rawan, oleh karena itu harus dilakukan pembatasan terhadap penggunaannya. Dari hasil pengawasan selama satu bulan, rata-rata sudah memiliki izin. Bagi pihak pengusaha yang kedapatan belum memiliki izin, maka diwajibkan untuk segera mengurusnya agar kedepannya keberlangsungan pemanfaatan ABT dapat berjalan dengan baik," terangnya, Kamis, (4/8/2022). 

Iapun menjelaskan sasaran yang dilakukan dalam melakukan pengawasan, difokuskan pada sektor yang dinilai efektif. Seperti usaha dalam skala besar atau skala komersil. Namun pada umumnya tetap menyasar kepada masyarakat luas, untuk tertib terhadap pengurusan izin pemanfaatan ABT sesuai dengan ketentuan yang berlaku.  

"Kategori pengusaha yang banyak menggunakan ABT, seperti contohnya Hotel dan Restoran. Usaha ini harus memiliki izin karena konsumsinya juga cukup besar," ucapnya.  

Menurutnya mengenai batasan pemakaian terhadap konsumen masih belum ada, karena itu merujuk kembali kepada pemakaian yang mereka perlukan. Namun hal itu masih akan dikaji lebih lanjut perizinannya.  

“Semakin banyak masyarakat yang mengurus izin penggunaan ABT, maka itu akan menjadi tambahan sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hal ini nantinya dapat mendorong pelayanan dan pemulihan kembali dari air bawah tanah tersebut.” ujar Arya Suardana.

"Seperti yang kita ketahui kondisi ABT di Bali ini sudah melalui kajian teknis dengan kondisi yang mulai kritis maka dari itu langkah-langkah nyata melalui pengawasan serta melakukan recovery dengan menanam lebih banyak lagi pohon pohon harus terus dilaksanakan," tandasnya.sad/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER