Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Nasabah LPD Intaran Sanur Mulai Resah Kesulitan Tarik Duit

  • 13 Juni 2022
  • 18:25 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1275 Pengunjung
kantor LPD Intaran Sanur. Foto: mot

Denpasar, suaradewata.com - Sejumlah nasabah dari LPD Intaran di desa Pakraman Sanur mulai "keringat dingin". Keresahan ini lantaran mereka tak bisa menarik tabungan atau deposito yang dikabarkan kondisi LPD sedang kolaps. 

Informasi yang berkembang, LPD Intaran saat ini sedang krisis. Kondisi ini membuat LPD Intaran tidak mampu lagi membayar tabungan dan deposito. Parahnya lagi untuk mengambil bunga tabungan para nasabah harus daftar dulu. 

Misalnya ada satu warga yang sudah daftar untuk ambil tabungan, tapi hanya dikasi bunganya saja. Bahkan jumlahnya sangat sedikit di luar harapan. “Saya hanya dapat Rp 300 ribu, padahal saya mau tarik tanbungan,” ujarnya beberapa waktu lalu. 

Lebih apes bagi nasabah yang lain,  karena tidak dapat menarik tabungan atau bunga.  “Kalau saya jangankan dapat narik uang, bunganya saja tidak dapat. Karena harus daftar dulu, kalo udah ada uangnya baru akan dihubungi,” ujar warga lagi. 

Hampir semua warga yang mau menarik tabungan atau deposito bernasib serupa. Para nasabah ini hanya bisa menarik bunga tak lebih dari 300 ribu. "Ada yang dapat Rp 200 ribu ada juga yang tidak dapat apa apa," lanjut sumber yang juga nasabah di LPD Intaran ini.

Kondisi ini sudah terjadi beberapa bulan terakhir. Informasi lainnya menyebutkan ada oknum di LPD yang menggunakan uang nasabah untuk trading. “Kabarnya main Binomo, Indra Kens itu dan main Forex. Awalnya dapat, setor lebih besar sedikit dapat lagi, terakhir pas setor sangat banyak langsung hilang,” imbuh sumber lain. 

Kondisi ini kabarnya sudah tercium jajaran Kejati Bali. Kasi Penkum Kejati Bali, Luga Harlianto, mengatakan akan segera menelusuri informasi ini. "Nanti akan kami cek informasi ini. Tapi sampai saat ini belum ada laporan yang masuk ke Kejati," ujar Luga.

Sementara itu, Ketua LPD Intaran, Wayan Mudana yang dikonfirmasi membantah kabar tak sedap itu. Dia menyebut sampai saat ini kondisi LPD Intaran baik-baik saja. "Tidak benar informasi itu. Tolong diluruskan," ujarnya saat dikonfirmasi via telepon.

Dia menyebut saat ini memang penarikan tabungan atau deposito nasabah dibatasi. Tapi bukan berarti kondisi LPD Intaran sedang kolaps. Bahkan dia menyebut saat ini LPD Intaran masih memiliki aset senilai Rp 160 miliar. "Sekarang tidak ada yang menabung. makanya penarikan nasabah dibatasi," tutupnya.mot/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER