Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Banyak Baliho Usang Rusak Wajah Kota Bangli, Wakil DPRD Bangli Minta OPD Terkait Segera Turun Lakuka

  • 16 Mei 2022
  • 17:35 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 1226 Pengunjung
I Nyoman Budiada, SE. Foto: (SD/Dok)

Bangli, suaradewata.com - Wakil Ketua DPRD Bangli, I Nyoman Budiada, SE meminta organisasi perangkat daerah (OPD) yang membidangi perizinan khususnya terkait reklame agar lebih intens turun melakukan pemantauan maupun penertiban. Pasalnya, pihaknya melihat banyak reklame berupa baliho maupun pamflet yang notabene sudah usang masih terpangpang di sejumlah titik di wilayah Bangli. "Saya cukup banyak melihat baliho yang sudah usang masih belum ada penertiban di wilayah kota Bangli. Padahal,  keberadaan baliho usang ini, selain membuat tidak maksimalnya pemasukan dari sektor perijian,  juga bisa mengganggu keindahan wajah kota Bangli," ungkapnya.

Kondisi ini, menurut dia, ironis ditengah menggebu-gebunya  pemerintah Bangli dibawah pimpinan bupati Sang Nyoman Sedana Arta untuk melakukan penataan wajah kota Bangli. Untuk itu, politisi partai Golkar asal desa Satra, Kintamani ini meminta, OPD terkait untuk sesekali turun melakukan pendataan, mana baliho atau pamflet yang tidak berizin atau berizin dan yang mana pemasangan yang tidak sesuai dengan tempatnya. “OPD terkait harus bisa menjabarkan semangat Bupati dan Wakil Bupati dalam menata keindahan  wajah Kota Bangli maupun kawasan lainnya,”sebut dia. 

Pada bagian lain, Budiada, menyampaikan apresiasi atas  kinerja Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta untuk meningkatkan pembangunan di Kabupaten Bangli, yang dimulai dengan mempermak wajah Kota Bangli. Namun disisi lain, dia juga memberikan masukan agar  penataan wajah Bangli diperluas  ke sejumlah pintu masuk Bangli.  Salah satunya, dengan menentukan zona pemasangan baliho sehingga  pemasangan baliho lebih tertata. “Hal-hal kecil sangat perlu kita perhatikan,  jadi kita minta pak Bupati agar memerintahkan OPD untuk  kontinyu melakukan penertiban baliho tidak berizin maupun yang tidak sesuai penempatanya,”pungkas Budiada.ard/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER