Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Dimasa Pandemi Covid, Pengungkapan Kasus Narkoba di Bangli Cenderung Naik 

  • 24 Desember 2021
  • 21:20 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 1242 Pengunjung
Anggota Satresnarkoba saat mengintrogasi sejumlah terduga pelaku penyalahgunaan narkoba di Bangli. (SD/ist)

Bangli, suaradewata.com - Di tengah  pandemi Covid-19 tahun 2021, kasus penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Bangli cenderung mengalami kenaikan. Sesuai data Polres Bangli, hingga penghujung tahun 2021 penindakan penyalahgunaan narkoba mengalami peningkatan trend  4,55 %. Yaitu, 23 kasus. Dan, dibandingkan dengan tahun 2020 mengalami kenaikan 1 kasus. "Dengan adanya peningkatan kasus ini, menjadi warning terutama masyarakat Bangli, agar selalu waspada dan bersama-sama perangi narkoba," ungkap Kapolres Bangli, AKBP I Gusti Agung Dhana Aryawan dalam press release akhir tahun di Mapolres Bangli, Jumat (24/12).

Diuraikan, jumlah kasus yang ditangani tahun 2020 sejumlah 22 kasus dengan jumlah 28 tersangka. Sedangkan tahun 2021, jumlah kasus yang ditangani sejumlah 23 kasus dengan jumlah tersangka 27 orang. Sedangkan barang  bukti yang disita tahun 2020 sebanyak 5,1 gram netto sabu, 6,25 gram netto ganja. "Untuk tahun 2021 barang bukti yang disita sebanyak 7,73 gram berupa narkotika jenis sabu. Sedangkan jenis lainnya nihil," paparnya. 

Sementara Kasat Narkoba Bangli AKP I Gusti Made Dharma Sudira menambahkan, semua pelaku merupakan orang lokal Bali. Rata-rata modusnya janjian sebatas melakukan tempelan di suatu tempat tanpa saling bertemu. “Mereka transaksinya online, tidak saling kenal, tidak pernah bertemu. Jaringannya juga terputus. Begitu satu tertangkap, komunikasi di atasnya langsung terputus,”jelasnya.

Hanya saja, lanjut mantan Kanit Reskrim Polsek Kota Tabanan, untuk pengedar di Bangli terdeteksi tidak ada. Hanya sebatas kurir.ard/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER