Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Ambil Paketan Ganja dari Medan, Pelatih Surfing ini Dihukum 16 tahun

  • 16 Desember 2021
  • 20:00 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1313 Pengunjung
Sidang kasus narkoba di PN Denpasar dengan tersangka Criswandy Ambarita (28) dilakukan secara online, (Foto/Ari/Suaradewata)

Denpasar,suaradewata.com - Terdakwa Criswandy Ambarita (28) yang mengaku berprofesi pelatih surfing, ini diganjar hukuman pidana penjara selama 16 tahun dalam sidang online di PN Denpasar.

Hukuman itu dinilai setimpal dengan barang bukti ganja berat 30,39 kilogram bruto atau 27,97 kg netto, hasil pengungkapan BNNP Bali. Majelis hakim yang diketuai Koni Hartanto,SH.MH., menyatakan terdakwa terbukti secara sah melawan hukum sebagai perantara jual beli narkotika.

Perbuatan terdakwa sebagaimana tertuang dalam Pasal 114 ayat (2) atau pasal 111 ayat (2) Undang-undang RI.No.35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 16 tahun dan denda sebesar Rp.2 miliar, subsider 6 bulan penjara," ketok palu hakim.

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eddy Arta,SH menyatakan menerima setelah sebelumnya menuntut perbuatan terdakwa dihukum pidana penjara selama 17 tahun.

Dikatakan Jaksa dari Kejati Bali dalam amar tuntutan, bahwa terdakwa diamankan saat mengambil paket ganja yang dikirim di kantor jasa pengiriman barang di seputaran Jalan Raya Canggu, Kuta Utara, Badung.

Awalnya, pihak BNNP Bali menyatakan pengungkapan berawal adanya informasi bahwa akan ada kiriman paket ganja dari Medan, Sumatera Utara ke Bali melalui kantor jasa pengiriman barang.

Berbekal informasi dan tanggal paket kiriman datang, petugas melakukan penyanggongan di seputaran kantor ekspedisi, Kamis (16/1/2020) sekitar pukul 14.00 WITA. Tak berselang lama, pelaku datang mengendarai mobil untuk mengambil paket tersebut. 

Paket kardus besar yang dibawa tersangka didalamnya berisi 25 plastik warna merah dan 25 plastik warna coklat berisikan daun ganja.

"Ganja ini berasal dari Aceh, kemudian dibawa ke Medan. Dari sana baru dikirim ke Bali. Untuk mengelabui petugas, kardus ditulis berisikan pakaian bekas," tulis dalam berkas dakwaan.

"Untuk satu kilogram ganja, pelaku rencananya akan menjual kembali dengan harga Rp10 juta sampai Rp15 juta," sebut jaksa dalam dakwaan.mot/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER