Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Seratus Lebih Taruna Poltrada Bali Dilantik dengan Prokes Ketat

  • 22 November 2021
  • 18:35 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1439 Pengunjung
Www.suaradewata.com

Tabanan, suaradewata.com - Sebanyak 175 orang calon taruna dilantik secara resmi menjadi taruna muda dan ada  72 taruna dari tingkat I ke tingkat II dari taruna muda ke taruna remaja. Karena masa pandemi covid-19, pelantikan tersebut dialkukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di kampus Poltrada Desa Samsam Kecamatan Kerambitan, Seni (22/11/2021).

Direktur Poltrada Bali Efendhi Prih Raharjo menerangkan bela diri tersebut merupakan peminatan dari taruna di Kampus Poltrada Bali yang semuanya merupakan atlet bela diri. Dalam pelantikan tersebut, pihaknya melantik 175 orang calon taruna menjadi taruna muda dan ada 72 taruna dari tingkat I ke tingkat II dari taruna muda ke taruna remaja. 

"Pelantikan ini sudah melalui Prokes yang ketat dari isolasi, beberapa kali swab 14 hari baru ke sini. Harapan kami pendidikan itu betul betul mempunyai 3 pilar, pertama profesional yang kedua beretika dan Prima," terang Efendhi Prih Raharjo.

Aksi bela diri tersebut merupakan bagian dari pilar Prima yang sesuai keinginan daripada taruna itu sendiri. Sehingga skema-skemanya itu sebenarnya bukan kekerasannya yang ditonjolkan tetapi bagaimana prima ini bisa terwujud. "Bela diri ini dilakukan dengan terlatih karena pada dasarnya semua ini banyak yang dari atlet," ungkap pria yang baru menjabat 1,5 bulan sebagai Direktur Poltrada Bali ini.

Efendhi juga menekankan, pihaknya menjamin bahwa tidak ada kekerasan terhadap taruna di Poltrada Bali. Karena sudah ada penandatanganan terkait fakta integritas. "Kami akan tindak tegas termasuk pengasuhnya jika ada tekanan ke mahasiswa kita tindak tegas," tegasnya.

Ia menambahkan, untuk mengantisipasi adanya kekerasan seksual, cara mencegahnya adalah pendidikannya ada pengawasan letak yang jelas. Bahwa masing-masing 24 orang itu satu pleton ada yang satu masuk yang bertanggung jawab penuh aktivitas kesehariannya. 

"Dia namanya komandan pleton, jadi dia melekat kepada taruna. Sakit sudah tahu laporannya apalagi ada kejadian seksual bisa terpantau betul kemudian ada CCTV yang bisa cek lewat Handphone. Sehingga kita perintahkan jika ada hal yang mencurigakan segera untuk ada tindakan," imbuhnya.

Pihaknya juga mengkhawatirkan akan kejadian diluar kampus terhadap para taruna Poltrada Bali, karena jika kejadian di dalam kampus kata Efendhi bisa terkontrol. Sehingga pihaknya sudah berdiskusi dengan Pemerintah Desa setempat akan ada kerjasama nantinya. "Jadi ada pengawasan yang melibatkan masyarakat," pungkasnya.

saat ditanya, setelah lulus para taruna ditempatkan dimana? Efendhi pun menjawab akan ditempatkan di Kementerian Perhubungan. "Nanti mereka 100 persen PNS dan ditempatkan di Kementerian Perhubungan merupakan salah satu sekolah Kedinasan," jawabnya.ang/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER