Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Kaling, Sebut Zaenal Tayeb Sosok Yang Gigih dan Bermasyarakat

  • 15 Oktober 2021
  • 13:10 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1105 Pengunjung
Kepala Lingkungan Banjar Pelasa, Kuta, Nyoman Punia.  

Denpasar, suaradewata.com - Kasus yang melibatkan mantan promotor tinju dunia Zaenal Tayeb dengan keponakannya masih bergulir di pengadilan Negeri Denpasar. Kasus dugaan memberikan keterangan palsu dalam hal jual beli tanah ini membuat Zaenal Tayeb harus ditahan.

Terkait dengan hal ini, banyak pihak memberikan dukungan moril kepada Zaenal. Salah satunya datang dari Kepala Lingkungan Banjar Pelasa, Kuta, Nyoman Punia.  

Ia mengaku kenal Zaenal sejak datang dan menjadi warganya. Menurutnya Zaenal merupakan sosok yang gigih dalam berusaha. Selain itu bisa membaur dengan baik dengan masyarakat setempat.

"Saya sudah lama kenal beliau berdomisili di lingkungan kita. Bermasyarakatnya bagus yang dikatakan sebagai satu contoh tentang bagaimana orang berusaha di perantauan sampai menjadi sukses," katanya. 

Ia mengatakan Zaenal juga terlibat aktif dengan kegiatan warga setempat. Ia juga selalu berkontribusi terkait segala kegiatan yang ada di banjar. Bahkan saat peristiwa Bom Bali 1, pak Zaenal hadir bersama relawan lainnya membantu di lokasi.

"Sebagai warga memenuhi apa yang menjadi kewajibannya. Hal kecil misalnya ketika kita mengadakan kerja bakti, pak Zaenal ada bersama masyarakat," kata dia.

Terkait proses hukum, ia mengaku menghormati prosesnya. Ia datang ke persidangan untuk memberikan dukungan moril kepada warganya. 

"Kita menghormati proses hukum ya Bagaimanapun juga kita sebagai warga negara yang baik untuk kemudian tentang hal benar kita untuk pembuktian materialnya tapi kami sebagai kepala lingkungan dalam hal ini memiliki kewajiban untuk memberikan dukungan moral," kata dia.

Seandainya nanti Zaenal dinyatakan tak bersalah, ia ingin nama baiknya dipulihkan. "Tentu kami harapkan nama baik bisa kembali seperti semula seperti itu," katanya. mot/red

 


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER