Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Nihil Pasien, Isoter RSJ Bangli Akhirnya Dinonaktifkan

  • 13 Oktober 2021
  • 20:40 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 1182 Pengunjung
suaradewata

Bangli, suaradewata.com - Sejalan dengan kian menurunnya kasus penyebaran Covid-19 di Kabupaten Bangli, tingkat hunian di Isolasi Terpusat (Isoter) Pemkab Bangli di Gedung Diklat RSJ Bali, sejak beberapa hari terakhir mulai nihil penghuni alias kosong. Karena itu, Isoter RSJP Bangli yang berkapasitas 112 tempat tidur tersebut untuk sementara secara fisik dinyatakan telah dinonaktifkan. Hal ini diakui Humas Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa, Rabu (13/10/2021). “Karena memang sudah tidak ada yang menempati sehingga secara fisik sudah tutup. Tapi secara resmi belum. Karena memang Isoter itu tetap harus selalu disediakan,” tegas Dirgayusa.

Lanjut Dirgayusa, penutupan secara fisik yang dimaksud, ditandai dengan sudah ada pergeseran petugas. “Tenaga kesehatan yang selama ini bertugas di Isoter, sudah tidak lagi disana. Hanya petugas jaga yang masih. Sebab, tingkat huniannya telah kosong sejak tanggal 7 Oktober lalu yang ditandai dengan pemulangan terakhir sebanyak 3 orang,” ungkapnya.

Sedangkan untuk Isoter yang dibangun di desa-desa, kata Kadis Kominfosan Bangli ini, sampai saat ini tetap jalan.  “Untuk sementara kalau ada yang terkonfirmasi positif, kita arahkan ke Isoter desa. Kecuali kalau membludak, Isoter Kabupaten baru akan kembali dibuka,” tegasnya.

Sementara Kepala Pelaksana BPBD Bangli, I Ketut Gde Wiredana, juga mengakui tingkat hunian di Isoter RSJ Bali telah nihil pasien sejak empat hari terakhir. Dengan kondisi tersebut, Wiredana mengaku telah mengusulkan pada Bupati Bangli selaku Ketua Satgas Covid-19 Bangli untuk menonaktifkan tempat isoter di RSJ. Sebab walaupun tidak ada pasien, petugas gabungan dari dinas kesehatan, BPBD, Satpol PP, TNI, polri dan relawan PMI tetap melaksanakan penjagaan di posko. 

Tindak lanjut dari itu, pihak berencana untuk lebih mengintensifkan Isoter di desa. “Selain itu, apabila dibutuhkan tempat terpisah untuk isolasi, maka warga bisa memanfaatkan beberapa tempat yang telah disediakan. Diantaranya rumah jabatan Kapolsek Susut dan Bangli, serta rumah dinas Kodim,” tandasnya.ard/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER