Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Perda RDTR Kuta Selatan Dicabut, Ini Harapan Dewan

  • 13 Oktober 2021
  • 20:00 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 1561 Pengunjung
suaradewata

Badung, suaradewata.com - Dicabutnya Perda RDTR Kuta Selatan yang akan diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) karena disebabkan oleh undang-undang Cipta Kerja, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung Made Wijaya berharap Kepala Daerah khususnya Bupati bisa mengedepankan arti, tujuan dan makna dari Undang undang Cipta kerja yang dikeluarkan melalui Peraturan Pemerintah (PP). 

"Kepala daerah harus jeli melihat bahwa tidak serta merta kepala daerah melihat sisinya dari sisi yang lain tapi kepentingan mengakomodir permasalahan kebijakan dan keputusan keputusan yang dirasa sangat patut kita lestarikan patut kita jaga bersama apalagi kita adalah pariwisata budaya di Bali ini harus diamankan amanah itu," ungkap Made Wijaya.

Menurut Made Wijaya, Undang undang ini yang dipahami adalah untuk mempersingkat, mempercepat didalam mengambil kebijakan maupun keputusan. Dan ternyata ini memberikan kewenangan penuh kepada kepala daerah artinya ujung tombaknya ada di Bupati.

"Mungkin yang sudah lama sudah bisa dituntun mungkin ada permasalahan yang perlu dipertimbangkan perlu dikaji kembali yang mana bisa dan tidak. Kalau tiang anggap yang bisa kita laksanakan sesuai aturan yang mengatur mengarah itu. Kalau tidak ya bagaimana peran kepala daerah di sana atau itu PR dari Kepala Daerah," terangnya.ang/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER