Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

DPC PDIP Gianyar Juga Bereaksi Soal Hoaks Megawati Meninggal Dunia

  • 14 September 2021
  • 16:20 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 1020 Pengunjung
Pengurus DPC PDIP Gianyar saat mendatangi Mapolres

Gianyar, suaradewata.com – Sama seperti DPC PDI Perjuangan Kabupaten yang lain, DPC Kabupaten Gianyar juga bereaksi atas beredar informasi di media sosial yang menyebut bahwa Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Megawati Soekarnoputri meninggal dunia. Informasi yang beredar itu berupa narasi di Facebook, Tiktok dan unggahan video di YouTube. Untuk mencegah semakin meluasnya hoaks yang beredar dan menyesatkan masyarakat, DPC PDI Perjuangan Gianyar mengadukan hoaks tersebut ke Polres Gianyar, Selasa (14/09/2021).

Pengaduan dilakukan oleh DPC PDIP Gianyar, dipimpin oleh Sekretaris DPC PDIP Gianyar, Ketut Sudarsana bersama pengurus DPC didampingi Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat DPC PDI Perjuangan Gianyar. Tut Sana mengatakan, kedatangan pengurus DPC PDIP Gianyar ke Mapolres Gianyar untuk membuat pengaduan terhadap beberapa akun medsos yang menyebarkan hoaks tentang Ketua Umum PDIP, Megawati sedang sakit bahkan dikabarkan meninggal. "Bahkan dikatakan sampai ada kiriman karangan bunga, kami nyatakan itu tidak benar. Ini ada unsur pidananya, maka dari itu kami laporkan ke pihak berwajib," terang Ketua Fraksi PDIP DPRD Gianyar ini didampingi  Bendahara DPC PDI Perjuangan, Ni Made Ratnadi.

Dikatakannya, saat membuat pengaduan, ia dan tim diterima oleh Satuan Reskrim Polres Gianyar. Setelah itu, bertemu dengan Kapolres Gianyar, AKBP Made Bayu Sutha Sartana untuk audiensi dan meminta arahan.

Diakuinya, walau locus kejadian di Jakarta, namun juga dilaporkan di daerah secara serentak karena informasi tersebut menyebar lewat media sosial, sehingga dampaknya dimana-mana dan meresahkan masyarakat. "Ini meresahkan masyarakat, bukan hanya di kalangan partai saja. Kalau tidak ditindaklanjuti, bagaimana hukum ini," tegasnya.

Politis asal Desa Singapadu Kaler, Dapil Sukawati ini juga menyampaikan bahwa kondisi Ketua Umum PDIP saat ini baik-baik saja. "Ibu sehat, bahkan lebih sehat dari kami ini," ujarnya.

Saat ditanya apa maksud dari hoaks yang tersebar itu. Tut Sana mengatakan, tujuan pelaku menyebarkan hoaks untuk merusak psikis kader-kader PDIP. "Orang yang sehat diberitakan meninggal, mungkin mereka ingin membuat sesat dan ingin ibu sakit atau meninggal," tukasnya. gus/red

 


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER