Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Kasus Oknum Pelajar SD Maling Motor Dikembalikan ke Orang Tua

  • 14 September 2021
  • 16:15 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 1272 Pengunjung
Suaradewata

Bangli,suaradewata.com - Pelaku kasus pencurian sepeda motor (Curanmor) yang terjadi di banjar Tanggahan Talangjiwa, Desa Demulih, Susut yang melibatkan pelaku seorang anak dibawah umur yang masih berstatus pelajar kelas VI SD ini, akhirnya dikembalikan ke pihak keluarga atau orang tuanya untuk dilakukan pembinaan. Sebab mengacu Undang-Undang Perlindungan Anak, selain diversi usia pelaku berinisial IMS asal Gianyar tersebut masih di bawah 12 tahun. Hal ini diungkapkan Kapolsek Susut, AKP. Dewa Ngurah Satria Yoga seijin Kapolres Bangli dalam keterangan pers yang dilakukan Selasa (14/9/2021) di Mapolsek Susut.

Disampaikan AKP. Satria Yoga, bocah yang baru berusia 11 tahun 10 bulan ini memang terbukti dan telah mengakui perbuatannya mengambil sepeda motor Yamaha Mio DK 5474 PH milik warga banjar Tanggahan Talangjiwa, Susut. Namun, karena melibatkan anak di bawah umur, penanganan kasusnya tentu berbeda. "Sesuai undang-undang perlindungan anak, yang bersangkutan saat ini usianya belum 12 tahun. Karenanya proses selanjut dilakukan pembinaan oleh orangtuanya. Tapi kami tetap koordinasi dengan pihak Bapas dan Dinsos,"jelas perwira asal Bangli ini.

Disinggung motif pelaku nekat mencuri motor, kata Kapolsek Susut, lantaran yang bersangkutan ingin memiliki. Diketahui, IMS yang baru bisa naik motor sehingga ingin selalu berkendaraan. Sayangnya, dirinya yang masih bocah belum dibelikan motor oleh ayahnya yang berprofesi sebagai tukang parkir. "Biasanya dia pakai motor kakaknya,"lanjut Kapolsek. Nah saat kejadian beberapa waktu lalu, pelaku kebetulan melewati TKP yang merupakan tegalan yang letaknya di perbatasan Bangli dengan Gianyar. Saat itu, dirinya mendapati ada sepeda motor terparkir lengkap dengan kunci kontak yang masih nyantol di bawah sadel. Karena itu, timbulah keinginan IMS untuk mengendarainya. Sehingga, tanpa pikir panjang dia pun membawa kabur motor tersebut tanpa sepengetahuan pemiliknya.

Hanya saja, saat menaiki motor itu yang bersangkutan dilihat oleh cucu dari pemilik motor saat mandi di kali dan sempat di foto. “Dari foto yang tersebar inilah, kami berhasil mengungkap kasusnya kurang dari 4 jam setelah laporan  diterima,” jelasnya.

Terhadap kasus ini, pihaknya berharap, ada hikmah dan pembelajaran yang bisa petik oleh masyarakat. “Ini mesti menjadi pembelajaran baik bagi terduga tersangka, orangtua dan korban selaku pemilik motor yang teledor meninggalkan kendaraan dengan kondisi kunci nyantol kendati itu di tegalan,” jelasnya. Saat Kejadian itu, korban meninggalkan motornya untuk panen cabai.  Sedangkan kepada pihak keluarga, diharapkan dimasa PPKM saat ini bisa memberikan perhatian lebih kepada anak-anaknya agar tidak sampai melakukan perbuatan yang melanggar hukum, yang tentunya akan merugikan diri sendiri dan orang lain.ard/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER