Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Dewan Terima Dokumen KUA - PPAS 2022, APBD Badung 2022 Pada Angka 2,9 Triliun

  • 22 Juli 2021
  • 20:00 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 1236 Pengunjung
Istimewa

Badung,suaradewata.com - Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Badung, Wayan Suyasa menerima dokumen KUA - PPAS tahun 2022 dari Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Badung, Adi Arnawa di Loby DPRD Kabupaten Badung, Kamis, (22/07/2021). Pada penyerahan dokumen tersebut, terungkap APBD Badung tahun 2022 pada angka 2,9 Triliun. 

Sekda Badung, Adi Arnawa mengatakan, dirinya yang mewakili eksekutif Pemerintah Kabupaten Badung hari ini melaksanakan amanah undang-undang untuk menyerahkan dokumen rancangan kebijakan umum dan anggaran APBD kabupaten Badung tahun anggaran 2022 dan sekaligus menyerahkan dokumen rancangan prioritas dan pagu anggaran sementara PPAS APBD tahun 2022 kepada DPRD. Dari KUA dan PPAS yang kita serahkan hari ini, dimana struktur APBD tahun 2022 pada angka 2,9 Triliun, berarti terjadi penurunan dari APBD tahun 2021 dari 3,8 Triliun menjadi 2,9 Triliun.

"Mungkin ada sekitar 800 Milyar kurang lebih ada penurunan dari APBD 2021, ini juga berimplikasi turunnya PAD kita dari sebelumnya 2,8 triliun menjadi 1,9 Triliun untuk tahun anggaran 2022," kata Adi Arnawa, Kamis, (22/07/2021).

Adi Arnawa menjelaskan, hal ini perlu kita ketahui bersama dengan kondisi Covid-19, dimana Badung suatu daerah sampai hari ini masih berharap dari sektor pariwisata sangat bertolak belakang dengan spirit penangan Covid-19. Artinya berimplikasi kepada penurunan penerimaan pendapatan dari sektor pajak dan restoran yang merupakan suatu sektor pajak yang banyak mendongkrak besaran PAD kita. 

"Sehingga mohon maaf ini salah satu langkah kita dan arahan pak Bupati juga kita berusaha bagaimana menampilkan performance APBD kita yang mendekati riil dalam situasi Covid-19 sekarang ini," jelasnya.

Sementara, Wakil Ketua I DPRD Badung, Wayan Suyasa mengatakan, tugas dan fungsi Dewan dalam hal ini kepada masyarakat bahwa dalam kondisi Covid-19 pun secara administratif dan regulasi kami laksanakan. Buktinya bicara kegiatan 2022, bahwa KUA PPAS tahun 2022 itu wajib disampaikan di pertengahan bulan Juli oleh Pemerintah kepada DPRD. Sehingga kami di Lembaga Dewan menerima hari ini dokumennya, tentunya kami di Dewan walaupun dalam situasi pandemi kami selalu melaksanakan tugas dan fungsi kami dalam pembahasan untuk nanti sampai penetapan APBD 2022.

"Prosesnya setelah menerima hari ini tanggal 30 kami akan menetapkan Kegiatan pada bulan Agustus. Karena KUA PPAS tahun 2022 wajib sudah dirancang ditetapkan di DPRD di pertengahan Agustus tanggal 15. Sehingga proses proses pembahasan dengan eksekutif dan Legislatif sudah teragendakan di Agustus awal," kata Wayan Suyasa. 

Mengenai pendapatan PAD Kabupaten Badung pada tahun 2022 adalah berkisaran 1,9 Triliun, tentunya APBDnya kurang lebih 2,9 Triliun. Kata ia, hal itu bagian dari target, akan tetapi didasari atas adanya KUA PPAS perubahan 2021 karena di induk sebelumnya APBD tahun 2021 sebesar 3,8 Triliun. Tentunya akan disesuaikan, karena situasi pandemi menurun sehingga di perubahan akan ditetapkan dasar perubahan itu lah menjadi tonggak pembahasan dan penetapan APBD tahun 2022.

"Saya dengar tadi 1,9 Triliun PAD dan APBD kurang lebih 2,9 Triliun. Nah tentunya kami sadari inilah yang benar dalam tanda kutif situasi dan kondisi pandemi ini yang menyebabkan pendapatan kita yang memang sangat menurun dari sektor pariwisata sehingga kita realisasinya wajib disesuaikan dengan kenyataan. Nah pendapatan kisaran kurang lebih 1,9 Triliun itu saya kira rasional karena setiap bulannya kurang lebih hampir 70 Milyar mendapatkan pendapatan dari pajak hotel dan restoran sampai dengan pajak pajak yang lain, sehingga ini yang rasional. Nah harapan kami dengan kegiatan yang rasional ini bisa kita sudah rancang segala sesuatu yang wajib dilaksanakan oleh pemerintah itu yang segala prioritas," ujarnya.

Dalam penyerahan dokumen tersebut didampingi oleh Plt Kepala BPKAD Badung, Ni Luh Suryanti dan Sekwan Badung, Agung Wardika.ang/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER