Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Launching KKN Tematik Bali Kembali

  • 11 Juni 2021
  • 15:55 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1203 Pengunjung
istimewa

Denpasar,suaradewata.com-Dilatarbelakangi oleh pendemo yang berdampak pada provinsi Bali secara menyeluruh dan terpilihnya Bali sebagai tuan rumah Global Platform For Disaster Risk Reduction (GPDRR) Tahun 2022. Kemendikbud Ristek, BNPB dan KPC PEN meluncurkan KKN tematik Bali Kembali yang merupakan implementasi dari program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Pelibatan institusi Pendidikan melalui universitas dalam skema kampus merdeka ini diharapkan dapat mempercepat pemulihan Bali dari sisi kesehatan maupun ekonomi.  

Peluncuran program ini dilakukan pada Rabu, 9 Juni 2021 yang disiarkan secara langsung melalui media youtube milik Ditjen Dikti. Hadir Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI, Kepala LL Dikti. Wilayah VIII, para narasumber , dosen dan mahasiswa. Acara dibuka oleh Gubernur Bali yang diwakili oleh Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, AP., M.Si. Dalam sambutan yang dibacakan oleh Made Rentin, Gubernur Bali menyampaikan dukungan dan harapan besar terhadap terlaksananya program ini agar mampu menanggulangi dampak Covid-19 di Bali. Lebih lanjut  Dirjen Pendidikan Tinggi Kemendikbud RI, Prof. Ir. Nizam, M.Sc., Dic, Ph.D menyampaikan bahwa program Bali bangkit sangat penting dilakukan secara bergotong royong. “Melalui program ini akan mendukung program kampus merdeka yang menuntut mahasiswa lebih adaptif dan kreatif dalam menghadapi perubahan”.  

Kepala LL Dikti. Wilayah VIII, Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si kemudian memaparkan gambaran umum dari program KKNT Bali KemBali ini. Dalam pemaparannya terdapat kerangka pemenuhan sektoral yang terdiri dari : Kontribusi, apa yang harus mahasiswa lakukan. Kualifikasi, apa pengetahuan dan kompetensi yang harus dimiliki mahasiswa. Alokasi, dimana mahasiswa akan diperbantukan?. Kuantifikasi, berapa banyak mahasiswa yang dibutuhkan. Apresiasi, apa yang akan didapatkan mahasiswa. Program ini juga bekerjasama dengan 6 kementerian. Kemendikbud Ristek dengan program kampus merdekanya, Kemenkes dengan sistem kesehatannya, Kominfo dengan literasi digitalnya, Kementan dengan ketahanan pangannya, Kemenparekraf dengan program bisa dan CHSE serta Kemendagri dengan program posko desa.  

Mengenai waktu pelaksanaan setelah dilakukan peluncuran ini akan dilakukan sosialisasi, pendaftaran dan registrasi bagi mahasiswa yang berminat pada 10-21 Juni 2021, dilanjutkan dengan pembekalan dan lokakarya pada 23-27 Juni 2021, kemudian pada 28 Juni – 2 Juli 2021 mahasiswa akan diberikan penempatan lokasi dan perencanaan kegiatan dampingan. Pelaksanaan untuk terjun ke lapangan akan dijadwalkan pada bulan Juli – Agustus 2021. KKN Tematik ini terdiri dari 4 jenis kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh mahasiswa yaitu Bidang Penanganan (Kampus Lacak Covid-19), bidang ini akan menyasar puskesmas, laboratorium, dan 4 pintu masuk pulau. Bidang Pencegahan (Ketahanan pangan dan Gizi), akan menyasar 134 desa. Bidang Pendukung terdiri dari Literasi Digital menyasar desa di Bali dan Kampus Mengajar yang menyasar SD dan SMP di Bali. Bidang lainnya yaitu bidang yang tidak masuk dalam 3 bidang sebelumnya.nok/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER