Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Hutang Dibayar Sabu, Mengantarkan Dua Wanita ini ke Pengadilan

  • 10 Juni 2021
  • 18:45 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1165 Pengunjung
suaradewata

Denpasar,suaradewata.com - Desak Made Julia Dewi Canceriah (41) dan Sulawati Horiah,SE (41) terlihat pasrah saat disidangkan secara online di PN Denpasar, terkait kepemilikan sabu berat 0,4 gram. 

Menariknya sidang yang baru digelar pembacaan dakwaan sekaligus pemeriksaan saksi dan terdakwa, tetapi kedua terdakwa justru langsung ingin mengajukan pembelaan.  

Disidangkannya kedua wanita yang tinggal di Denpasar ini, disampaikan Jaksa Luh Heny F.Rahayu,SH.,MKn secara virtual dalam dakwaan berawal dari kedua terdakwa membeli sabu secara patungan seharga Rp.350 ribu. 

Sabu tersebut dibelinya melalui pesan Whatsapp kepada Lukman (DPO). Selanjutnya keduanya menggunakan sabu di tempat tinggal dari terdakwa Horiah di Jalan Muliawan, Denbar. 

Sisa sabu berat 0,05 gram oleh terdakwa Desak dimasukkan ke kantong jaket miliknya. Tidak beberapa lama, Desak dihubungi Taupik (DPO) soal belum bisa membayar hutang sebesar Rp.500 ribu.  

"Saat itu Taupik akan menggantikan hutangnya dengan satu paket sabu. Oleh terdakwa Desak disetujui dan akan diambilnya keesokan harinya," sebut Jaksa dari Kejari Badung ini. 

Masih dalam sidang online yang diketuai Gde Astawa,SH.,MH., terdakwa menuju lokasi Jalan .

Fujiyama Banjar Kerta Sari Desa Pemecutan Kaja, Denut, tempat lokasi sabu ditempel oleh Taupik, pada 11 Januari 2021 sekitar pukul 16.00 Wita. 

Saat kedua terdakwa mengambil sabu, langsung disergap oleh lima orang petugas dari Satnarkoba Polres Badung. Dari tangan terdakwa Horiah yang mengambil tempelan ditemukan satu paket sahu berat bersih 0,35 gram. Sedangkan dari saku kantong jaket yang dikenakan Desak ditemukan sisa sabu dalam tabung bong berat 0,05 gram. 

Oleh JPU, kedua terdakwa ini dijerat Pasal 112 ayat (1) tentang narkotika UU No.35 tahun 2009. Kedua terdakwa begitu mendengar dakwaan saat diminta kesaksiannya langsung menjawab mengajukan pembelaan. 

"Kami akan mengajukan pembelaan sendiri yang mulia." Sebut terdakwa. Oleh Hakim diberikan penjelasan,"Itu nanti sidang selanjutnya. Dituntut aja belum, setelah itu baru agendanya  pembelaan," terang Hakim Astawa.mot/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER