Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Bau Tidak Sedap Muncul dari Got, Camat Tegallalang Ajak Warga Gotong Royong

  • 10 Juni 2021
  • 18:15 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 1196 Pengunjung
suaradewata

Gianyar,suaradewata.com - Menanggapi keluhan masyarakat desa Sebatu terkait bau tidak sedap yang muncul dari saluran got, Camat tegallalang bersama BPBD Kabupaten Gianyar, Prajuru desa Sebatu dan warga melakukan gotong royong membersihkan got sepanjang 200 meter, Kamis (10/6/2021). 

Warga Desa Sebatu mulai terganggu dengan bau tidak sedap tersebut sejak beberapa minggu terakhir. Bau itu muncul disebabkan macetnya aliran air yang biasa mengaliri saluran got depan rumah warga karena ada proyek perbaikan irigasi di hulu. Selain tidak ada air yang mengalir, pembuangan limbah rumah tangga baik padat maupun cair juga dibuang ke saluran got.  

Seminggu sebelumnya, untuk mengurangi bau tidak sedap dari saluran got, Korem 163/Wirasatya membantu penyemprotan menggunakan eco enzim organik selama 3 hari sekali. Sedangkan, Camat Tegallalang, I Komang Alit Adnyana juga berinisiatif menggerakkan warga untuk gotong royong membersihkan saluran got dari sampah. Penyemprotan endapan menggunakan air menggunakan mesin dari pemadam kebakaran.  

"Masyarakat juga harus menyadari untuk tidak membuang limbah rumah tangga langsung ke saluran got, tetapi membuat bak penampungan limbah padat di rumah tangga sehingga hanya limbah cair saja yang keluar," ujar Alit Adnyana saat ditemui di lokasi. 

Sementara itu, Kelian Desa Sebatu I Gede Sanjaya mengatakan, adanya proyek irigasi yang berlangsung selama 6 bulan menyebabkan air tidak mengalir di saluran got. Selain itu juga adanya limbah rumah tangga yang dibuang ke saluran got sehingga menimbulkan bau tidak sedap. "Ini menyangkut kesadaran masyarakat yang masih membuang sampah terutama sampah plastik ke saluran irigasi," terang Sanjaya. 

Senada dengan Camat Tegallalang, Sanjaya menegaskan, di Desa Sebatu kedepannya pada setiap rumah akan dibuat bak-bak penampungan untuk limbah rumah tangga seperti limbah dapur dan kamar mandi. "Jadi masyarakat bisa mengolah limbah rumah tangga sebelum disalurkan ke pembuangan," tegasnya.gus/ari/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER