Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Apes, Hendak Mencuri, Pencuri Spesialis Hewan Ternak Diciduk Warga

  • 03 Mei 2021
  • 20:40 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1190 Pengunjung
Pelaku Pencurian Kepang saat diamankan di Mapolsek Seririt

Buleleng, suaradewata.com - Ketut Ardana alias Kepang (39) terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Kepang diamankan oleh warga Banjar Dinas Kalisada, Desa Kalisada, Kecamatan Seririt, Buleleng, saat hendak mencuri hewan ternak, pada Minggu (2/5/2021) sekitar pukul 21.40 wita.

Bukan saja diamankan warga, pelaku Kepang pun terpaksa harus sempat menjadi bulan-bulanan warga setempat karena ulahnya yang cukup meresahkan warga setempat. Kasusnya kini masih ditangani Polsek Seririt.

Pelaku pencurian spesialis hewan ternak ini diamankan, saat warga menggelar siskamling malam. Warga menggelar patroli lantaran wilayah mereka kerap terjadi aksi pencurian hewan ternak baik itu babi maupun ayam milik warga, sejak beberapa hari sebelumnya.

Saat itu, warga mendapati seorang yang sedikit mencurigakan berjalan mengendap-endap menuju ke sebuah kandang babi milik warga. Karena merasa ketahuan, pelaku bersembunyi di sawah dengan menutup dirinya memakai jerami.

Salah seorang warga pun kemudian mendekati. Karena katahuan warga, pelaku berusaha kabur hingga akhirnya diamankan warga. Warga yang geram, sempat menghakimi pelaku. Anggota Polsek Seririt yang menerima informasi kejadian ini, langsung mendatangi lokasi.

Pelaku Ardana alias Kepang yang merupakan warga Desa Lokapaksa, Kecamatan Seririt, Buleleng, ini pun langsung dibawa ke Polsek Seririt untuk dimintai keterangan dalam proses penyelidikan dan penyidikan.

Dikonfirmasi seizin Kapolres Buleleng, Kapolsek Seririt, Kompol Gede Juli, membenarkan kejadian itu. Pelaku saat ini masih diperiksa polisi. Dari pelaku diamankan barang bukti berupa 1 buah baju dibeli dari hasil uang penjualan babi,1 buah tas, 1 buah gunting, 2 buah senter korek api.

Saat diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya akan melakukan aksi pencurian babi, sebelum akhirnya diamankan warga. Pelaku juga melakukan aksinya di beberapa TKP, yakni di Desa Tegallenga mencuri 1 ekor babi, di Kalisada mencuri 1 ekor babi, di Desa Banjar Asem mencuri 1 ekor anak babi.

Lalu di Desa Banjar Asem mencuti mengambil 5 ekor babi, dan di wilayah Banjar Dinas Yeh Anakan mencuri 6 ekor babi. Babi-babi hasil curian, dijual pelaku di salah satu pasar wilayah Buleleng.

"Pelaku melakukan aksinya saat malam hari. Babi yang dicuri, dimasukkan ke dalam karung plastik. Kemudian pelaku pergi dengan menumpang kendaraan umum. Babi hasil curian dijual di pasar," ungkap Kompol Juli, Senin (3/5/2021) siang.

Saat ini kasus tersebut masih dalam pengembangan. "Sekarang ini kasusnya masih dikembangkan lagi, untuk bisa mengungkap kemungkinan adanya TKP-TKP lainnya," tandas Kompol Juli.

Pelaku Ardana alias Kepang kini terancam disangkakan Pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun penjara. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER