Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Diduga Depresi, WNA Asal Afrika Selatan Bunuh Diri

  • 08 April 2021
  • 12:30 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 1304 Pengunjung
istimewa

Badung, suaradewata.com - Seorang Warga Negara Asing asal Afrika Selatan, mengakhiri hidupnya sendiri di Bali tepatnya di Isin Uma Guest House, Jalan Tanah Barak No.41D Kecamatan Kuta Utara, Badung, Bali, Rabu, (07/04/2021), pagi pukul 05.20 Wita.

 

Pria yang diketahui bernama Hutton Gavil Walter (31) tahun tersebut, tidak bekerja di Bali namun melakukan kegiatan mengajar bahasa inggris online, surfing di pantai dan aktif berkomputer.

"Diduga akibat depresi selama tinggal di Bali, pasalnya korban pernah mengeluh kepada mantan pacarnya Bodene Cruickshank, perempuan (31) tahun asal Negara sama yaitu Afrika Selatan (saksi), namun korban tidak mau menceriterakan kepada mantan pacarnya tentang masalah yang dialaminya," ungkap Kapolsek Kuta Utara Kompol Marzel Doni, SIK, MH.

Polisi menduga, masalah pribadi yang dideritanya membuat korban mengakhiri hidup dengan cara gantung diri di tiang kayu kopi (asesoris kelambu kamar ) dengan menggunakan selendang kain warna abu -abu batik.

Kompol Marzel Doni menjelaskan, pada hari Rabu sekira pukul 05.20 WITA Bodene Cruickshank (mantan pacar) yang tinggal bersebelahan kamar dengan korban hendak berangkat melakukan sesi pemotretan ke Pantai, sebelum berangkat dirinya ingin pamit dengan korban, ketika pintu kamarnya diketok tidak ada yang menjawab, kemudian ia berinisiatif membuka pintu kamar dan terkejut melihat korban sudah dalam keadaan tergantung di tiang kayu kopi (asesoris kelambu kamar ) dengan menggunakan selendang kain warna abu -abu batik. Ia pun berteriak memanggil I Made Armawan (44) pemilik Guest House yang tidak jauh dari TKP, mereka spontanitas membuka ikatan simpul selendang dan menurunkan korban, namun saat diturunkan korban sudah terbujur lemas. 

"Atas laporan ini Polisi langsung melakukan olah TKP," ujarnya.

Berdasarkan keterangan pemilik Guest House selama korban tinggal di TKP tidak pernah punya masalah, bahkan pembayaran selalu lancar.

"Pukul 09.24 Wita Ambulance BPBD Kabupaten Badung tiba di TKP dan langsung membawa  korban  ke RSUP Sanglah guna penanganan lebih lanjut," pungkasnya.ang/utm

 


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER