Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

11 Pegawai Pemkab Gianyar Terjaring Razia Satpol PP

  • 03 Desember 2020
  • 18:30 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 1796 Pengunjung
Suaradewata

Gianyar,suaradewata.com - Bupati Gianyar, I Made Mahayastra akhirnya mengambil tindakan tegas terhadap para pegawai di lingkungan Pemkab Gianyar, yang selama ini nongkrong di kantin selama jam kerja. Tak tanggung-tanggung, razia yang dilakukan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Gianyar berhasil menjaring 11 orang pegawai, terdiri dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN. Namun saat ini mereka masih diberikan kesempatan untuk berbenah, jika nanti masih tetap melanggar kedisplinan, sanksi Bupati Gianyar akan memberikan tindakan tegas.

Dari data yang didapatkan, sidak pegawai ini dilakukan Rabu (2/12/2020) kemarin. Sidak ini dilakukan di beberapa kantin yang dekat dengan kantor pemerintah Gianyar. Berdasarkan pantauan selama ini, pelanggaran disiplin oleh pegawai pemerintah ini terbilang sudah kebablasan. Bahkan para pegawai tidak menunjukkan sikap malu ketika rombongan pejabat lewat di kantin tersebut. Dimana kantin-kantin yang kerap ditongkrongi pegawai saat jam kerja ini, berada pada jalur jalan kaki ketika Bupati Gianyar, Made Mahayastra akan menuju Sekretariat DPRD Gianyar untuk menggelar rapat ataupun sidang.

Bupati Gianyar, Made Agus Mahayastra saat dikonfirmasi membenarkan pihaknya menginstruksikan Satpol PP Gianyar melakukan sidak dalam rangka Gerakan Disiplin Nasional. "Untuk data rincinya, langsung saja ke Satpol PP," ujar Mahayastra, Kamis (03/11/2020).

Kasatpol PP Gianyar, Made Watha mengatakan, dalam sidak tersebut, pihaknya berhasil mendata 11 orang, rinciannya, sembilan orang disidak di kantin timur Kantor Bupati, Kantin Jalan Manik atau di belakang kantor bupati, kantin di jalan Kesatrian, Jalan Astina Selatan. Sementara, dua orang kena sidak di warung lapangan tenis. "Total ada 11 orang, terdiri dari ASN dan non ASN. Tujuannya tiada lain untuk menertibkan pegawai yang berkeliaran/ ngerumpi/ makan di kantin/ warung saat jam kerja. Bagi pegawai yang ada keluar kantor untuk urusan dinas saat jam pelayanan agar membawa surat tugas dari pimpinan OPD/Unit kerja setempat. Jangan sampai di masa pandemi ini pelayanan kepada masyarakat sampai menurun/ lambat karena perilaku seperti ini," ujar Watha.

Terkait pegawai yang disidak saat sedang makan, kata dia, jika pegawai memiliki kedisiplinan tinggi, seharusnya dia tidak makan saat jam kerja. Dimana seharusnya dia makan pagi sebelum pukul 07.30 Wita dan saat makan siang pukul 12.00 sampai pukul 13.00 Wita. Namun selama ini, justru banyak pegawai yang makan di luar jam tersebut. Lebih disayangkan lagi, ketika mereka di kantin, mereka makan tidak kurang dari 10 menit, sisanya ngerumpi. "Jangan sampai ada lagi seperti itu, jangan sampai ada kesan dalam suasana covid ini pegawai pemerintahan santai. Dimasa pandemi, pelayanan harus tetap optimal," tandasnya.

Sekda Gianyar, Made Gde Wisnu Wijaya mengatakan, tujuan sidak ini ada dua hal, yakni penegakan disiplin pegawai dan mengantisipasi kerumunan sesuai protokol kesehatan covid-19. Ia pun mengakui, sebelum adanya sidak ini, dirinya kerap menemui pegawainya yang berada di kantin saat jam kerja. Namun setelah sidak, sudah ada perubahan signifikan. "Saat ini baru sebatas teguran dan identitasnya dicatat. Kalau lagi terjaring, nanti pasti ada sanksinya," tandasnya.gus/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER