Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Bermain Disekitar Kolam dan Diduga Terpeleset, Siswi Kelas 2 SD Tewas Tenggelam

  • 23 November 2020
  • 19:45 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1255 Pengunjung
suaradewata

Buleleng, suaradewata.com - Seorang bocah perempuan berusia 8 tahun bernama Komang Devi Juliantini, tewas tenggelam di dasar kolam renang di sebuah Villa di Desa Sambirenteng, Kecamatan Tejakula, Buleleng, pada Senin (23/11/2020) sekitar pukul 10.30 wita siang.

Sebelum tewas tenggelam, bocah perempuan yang masih duduk di bangku kelas 2 SD asal dari Banjar Dinas Kaja Kauh, Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, datang ke villa itu bersama kakaknya bernama Putu Dea Kurnia Putri (17) yang masih pelajar SMK di Tejakula.l dan teman kakaknya Kadek Virawati (17) asal Desa Madenan.

Mereka datang untuk menyewa lokasi villa tersebut dalam rangka membuat video dan foto-foto serta berenang. Merela pun membayar Rp35 ribu. Korban saat itu bermain disekitar pinggir kolam. Korban saat bermain dipinggir kolam, sempat diawasi oleh kakaknya.

Saksi Made Suniyasa (38) tukang kebun di villa tersebut dan saksi Sherly Lestari (32) selaku pemilik villa sempat mengingatkan kakak korban dan teman kakaknya agar korban tidak diberikan bermain di pinggir kolam, karena khawatir korban tidak bisa berenang.

Kakak korban pun memberitahu pemilik villa, jika adiknya (korban) bisa berenang sehingga tidak ditegur kembali oleh pemilik villa. Kakak korban dan temannya pun meninggalkan korban yang sedang bermain untuk membuat video dan foto disekitar areal villa tersebut sejauh 8 meter dari kolam.

Sekitar beberapa menit kemudian usai melakukan foto dan membuat video, kakak korban sudah melihat korban tidak berada di pinggir kolam. Kakak korban dan temannya pun berusaha mencari disekitar kolam, hingga akhirnya korban pun ditemukan tenggelam di dasar kolam dan sudah meninggal.

Kapolsek Tejakula, AKP Nyoman Adika mengatakan, anggota sudah mendatangi lokasi melakukan olah TKP. Untuk sementara ini, diduga korban meninggal karena awalnya terpeleset dan membuat dahi korban terbentur kemudian korban pingsan dan tenggelam, hingga meninggal di dasar kolam.

"Dari hasil pemeriksaan medis, korban memang meninggal karena tenggelam dengan ciri-ciri mulut korban berbuih, tubuh sudah nampak kaku dan didapatkan luka lebam pada bagian dahi bawah warna biru," kata Adika.

Dari hasil koordinasi Polsek Tejakula, pihak keluarga korban menyatakan menerima kejadian ini dengan ikhlas. "Keluarga korban menolak untuk dilakukan autopsi terhadap korban serta tidak melakukan tuntutan secara hukum terhadap pihak manapun. Keluarga korban menyatakan ikhlas atas kejadian ini," tandas Adika. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER