Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

1,7 Ton Sampah Plastik Berhasil Diangkut Dari Banjar Banda 

  • 22 Oktober 2020
  • 19:55 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 1211 Pengunjung
Istimewa

Gianyar,suaradewata.com - Sekitar 1,7 ton sampah plastik yang selama ini terpendam dilingkungan Banjar Banda, Desa Saba, diangkut dalam kegiatan plastik exchange (tukar sampah plastik denga beras) yang dilakukan kamis, (22/10). 

 

Plastik-plastik tersebut didapat dari anak-anak hingga orang dewa yang memunguti plastik di sekitaran lingkungan banjar Banda. Plastik-plastik tersebut telah dipunguti jauh hari sebelum hari penukaran tiba. Sehingga warga bisa lebih banyak dapat mengumpulkan plastik lalu ditukarkan dengan beras. 

 

Kelian dinas Banjar Banda Kadek Merta Anggara, berharap kegiatan ini bisa dilakukan berkelanjutan. Meski diakuinya kendala yang dialami saat ini adalah soal pendanaan membeli beras. "semoga kegiatan ini bisa berkelanjutan sehingga  tercipta lingkungan yanh bebas sampah plastik dan warga bisa memilah plastik secara mandiri, " jelasnya. 

 

Sementara dalam kegiatan tersebut sebanyak 192 orang berpartisipasi untuk menukarkan sampah plastiknya. Mulai anak-anak hingga orang dewasa. Didapat sebanyak 1.798,5 kilogram sampah plastik atau 1,7 ton. "Dalam kegiatan ini kami dapatkan sekitar 1,7 ton sampah plastik, yang kemudian telah diangkut ketempat pendaur ulangan" jelas Wayan Gabler ketua kamunitas Tol-Tol yang mengkordinir kegiatan tersebut. 

 

Anggota DPR RI I Nyoman Parta yang menyempatkan diri hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan kegiatan plastik exchange  kini semakin meluas. "Bulan ini jadwal   penukaran plastik dengan beras penuh.  Warga makin  sadar melakukan pemilahan sampah dari rumah tangga. Awalnnya hanya di Gianyar sekarang sudah juga merambah Badung dan Denpasar" jelasnya, sembari mengucapkan terimakasih kedapa pihak-pihak yang telah peduli terhadap keberadaan sampah plastik khususnya di Bali. 

Kegiatan tukar sampah plastik ini pun akan berlanjut disejumlah banjar di desa Saba. Perbekel Desa Saba, Ketut Redhana, mengatakan pihaknya tengah menyusun RAPBDes 2021. Dalam penyusunan tersebut tengah dicari juknis agar kegiatan ini bisa dianggarkan ditahun 2021. "sesui harapan kita bersama agar tercipta lingkungan desa Saba bersih dari sampah plastik, kita masih mencari post kegiatanya agar bisa kita anggarkan di APBDes 2021" ujarnya. rls/gus/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER