Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Lab PCR Buleleng Bakal Segera Rampung, Diprediksi Mencapai 45 test Sehari

  • 20 Oktober 2020
  • 20:00 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1211 Pengunjung
suaradewata

Buleleng, suaradewata.com - Tahap pembangunan Lab Polymerase Chain Reaction (PCR) di Buleleng yang akan digunakan untuk menguji speciment swab test pada pasien yang terindikasi Covid-19 kini telah mendekati rampung. Pembangunan lab tersebut sudah mencapai 70 persen dari target.

Dirut RSUD Buleleng, dr. Putu Arya Nugraha mengatakan, sesuai target awal yakni akhir Bulan Oktober 2020 lab ini sudah rampung. Sehingga, di awal November sudah dapat menerima uji spesimen swab hingga 45 kali test dalam sehari.

Menurut Arya Nugraha, alat-alat kesehatan lainnya sebagai sarana penunjang juga sudah disiapkan dari rekanan. Dana pembangunan lab ini berasal dari Pemkab Buleleng melalui alokasi dana Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp1,4 miliar.

"Semuanya berproses dan berharap awal November sudah beroperasi. Ditaksir juga dalam sehari hasil test sudah dapat diterima. Pagi dimasukkan dan sore hasilnya sudah keluar," ujar Arya Nugraha, ditemui pada Selasa (20/10/2020) siang.

Mengingat pelayanan ini sifatnya sangat teknis dan detail, tentunya dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan alat yang sesuai. Secara spesifikasi juga harus ada seorang ahli patologi klinik. Untuk saat ini Buleleng telah memiliki satu ahli mikrobiologi klinik yang sedang menempuh pendidikan dan diperkirakan tahun depan sudah selesai.

"Secara regulasi dalam kondisi wabah seperti ini pada masa akhir pendidikannya sudah dapat difungsikan. Selain itu, sebanyak 4 tenaga analis terlatih juga masih dalam pelatihan di RS Bali Mandara di Denpasar," ucap Arya Nugraha.

Arya Nugraha juga menambahkan, dalam waktu dekat ini juga akan dilaksanakan uji fungsi alat PCR. Jika kebutuhan pengujian spesimen cukup besar maka akan diadakan pelatihan yang sama secara bergelombang. dengan adanya alat ini juga diharapkan lebih cepat dalam melakukkan diagnosa.

Sehingga, para petugas dari Dinas Kesehatan cepat melakukan pelacakan sehingga wabah ini lebih cepat dilokalisir dan dihentikan. "Yang utama itu adalah kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan," papar Arya Nugraha.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa mengaku, saat ini gugus tugas sedang dalam proses penyediaan alat pendukung lab PCR. Alat ini diprediksi dua minggu lagi sudah bisa digunakan. Selama ini kendala Pemkab Buleleng dalam penanganan covid-19 juga dari keterlambatan proses keluarnya hasil lab PCR mengingat banyaknya jumlah spesimen yang diuji oleh rumah sakit di Denpasar.

Dengan adanya lab tersebut dan didukung juga dengan kemampuan alat-alat pendukung lainnya yang memadai dinilai mampu melakukan pengujian spesimen di atas jumlah penambahan kasus baru saat ini. "Ini membantu gugus tugas dalam penanganan Covid-19 di Buleleng, sehingga tidak lagi berhari-hari menunggu keluar hasil lab," tandas Suyasa. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER