Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Terkait Dukungan Senior Golkar, Suarsedana : Tak Terlepas dari Paket yang Diusung

  • 05 Oktober 2020
  • 10:35 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1690 Pengunjung
suaradewata

Tabanan, suaradewata.com - Adanya dukungan terhadap paket Jaya-Wira oleh tokoh senior Partai Golkar I Gusti Putu Wijaya menuai pro dan kontra, khususnya di internal partai berlambang pohon beringin tersebut.

Menanggapi hal tersebut, tokoh muda Partai Golkar I Nyoman Suarsedana berpendapat jika beralihnya dukungan kader-kader Golkar dan senior Golkar tidak terlepas dari paket yang di usung oleh Partai Golkar Tabanan sendiri.

"Logikanya sederhana, Partai Golkar sebagai partai kader dengan perolehan 5 kursi di DPRD Tabanan memiliki kans besar menepatkan kadernya dalam paket, atau kalau sesuatu hal tidak memungkinkan minimal menjadi Wakil barangkali," ungkapnya Senin (5/10/2020).

Namun, dilanjutnya kandidat Bupati dan Wakil Bupati yang diusung saat ini tak satupun berasal dari kader. Padahal banyak yang berkeringat, yang pantas untuk berada diposisi tersebut. Tapi paslon yang muncul adalah seperti saat ini. Sehingga tak sedikit kader yang bisa terima, sebab tidak ada kader Golkar dan pernah berkeringat di Partai Golkar. Hal ini pun memunculkan banyak  pertanyaan kader di bawah dan muncul praduga 'jangan-jangan ini paket “mahar”?.

"Jadi kalau menurut saya, prinsip roh Partai Golkar sebagai partai kader disini sudah hilang dan Golkar sebagai partai yang punya mekanisme yang pasti atau taat aturan belakangan mulai seperti partai 'suka suka', jadi disini hemat saya Golkar mulai kehilangan rohnya," imbuhnya.

Mantan Wakil Ketua DPRD Tabanan ini pun mencontohkan, salah satu kader Golkar yakni Jro Tesan asal Pupuan yang dinilai memiliki kemampuan dan kemauan yang dibuktikan dengan dirinya mendaftar sebagai Calon Wakil Bupati. Dan tentunya 'berkeringat' di partai. "Tapi kader kita malah dalam proses dinego pakai KTA partai lain? Ini jelas-jelas merusak kaderisasi yang menjadi roh partai Golkar," bebernya.

Ia khawatir jika partai terus mengabaikan kaderisari maka lambat laun Golkar akan 'nyungsep'. "Barangkali itu pandangan saya sebagai kader muda Golkar, srnoga kita semua jujur mengevaluasi diri untuk kebaikan bersama," tandasnya.ayu/utm

 


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER