Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Kodim 1609/Buleleng Bakal Gelar Donor untuk Terapi Plasma Konvalesen

  • 01 Oktober 2020
  • 18:45 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1254 Pengunjung
Istimewa

Buleleng,suaradewata.com - Sebagai upaya penyembuhan pasien Covid-19 dalam kondisi kritis dan bergejala berat, Kodim 1609/Buleleng akan menggelar donor darah untuk terapi Plasma Konvalesen oleh para penyintas Covid-19 di Buleleng.

Dandim 1609/Buleleng, Letkol Inf Muhammad Windra Lisrianto mengatakan, terapi plasma konvalesen ini sudah dilakukan di RSPAD Gatot Subroto Jakarta. Dan hasilnya menunjukkan hal positif. Kata Dandim Windra, terapi ini tidak diberikan kepada pasien yang tak bergejala tapi hanya kepada pasien bergejala berat atau kritis.

Berdasarkan keterangan dari dokter, dari 450 cc darah diambil, yang dipakai hanya 20 cc sampai 45 cc untuk disuntikkan ke pasien Covid-19. "Ini menjadi satu-satunya harapan kami di tengah pandemi dan vaksin yang belum ditemukan," kata Dandim Buleleng, Kamis (1/10/2020) siang.

Dijelaskan Dandim Windra, donor darah plasma convalescent ini dilakukan oleh pasien umum dan juga anggota TNI yang pernah terpapar Covid-19 namun sudah sembuh. Pendekatan pun sudah dilakukan pihak Kodim Buleleng dan didapatkan 24 orang penyintas Covid-19 termasuk ada anggota TNI yang bersedia mendonorkan darahnya.

Bahkan, Kodim 1609/Buleleng akan terus melakukan pendekatan, agar nantinya bisa mencapai 30 orang pendonor dari Buleleng. Untuk itu dirinya berharap, para penyintas Covid-19 bersedia mendonorkan darahnya sebagai bahan terapi plasma konvalesen.

Ada persyaratan bagi pendonor plasma konvalesen. Efektifnya, adalah umur 20 tahun sampai 50 tahun dan khusus untuk perempuan tidak pernah hamil. Untuk yang pernah hamil, darahnya tidak bisa diambil untuk terapi ini, karena ada teori kedokteran, jika antibodi dari perempuan pernah hamil tidak bisa digunakan.

"Ini sangat-sangat akan membantu penyembuhan pasien Covid-19 yang dalam kondisi kritis atau bergejala berat. Sementara kami ambil dari klaster yang mudah kami kontak," jelas Dandim Windra.

Menurut rencana, Donor ini akan dilakukan Sabtu (3/10/2020) nanti di Rumah Sakit (Rumkit) Tingkat IV Singaraja. Buleleng merupakan kabupaten/kota ketiga di Bali yang menggelar donor ini setelah Kota Denpasar dan Klungkung. Sebelum dimulai donor, akan dilakukan screening darah terlebih dahulu.

Setelah screening darah, Minggu (4/10/2020) akan dilanjutkan dengan pengambilan darah. "Nanti dilakukan screening dulu untuk mengecek apakah ada penyakit lain. Jangan sampai pendonor ini menularkan penyakit lain," tandas Dandim Windra Lisrianto. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER