Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

TP PKK Provinsi Bali Sosialisasikan Tatanan Kehidupan Bali Era Baru

  • 13 September 2020
  • 18:15 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1180 Pengunjung
Istimewa

Denpasar,suaradewata.com - Gerakan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga adalah Gerakan Nasional dalam pembangunan masyarakat yang tumbuh dari bawah, pengelolaannya dari, oleh dan untuk masyarakat menuju terwujudnya keluarga yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia dan berbudi luhur, sehat sejahtera, lahir dan batin.

"TP PKK sebagai mitra kerja pemerintah daerah memiliki peran yaitu gerakan dalam rangka mendorong, mendukung dan mensosialisasi kebijakan pemerintah daerah dalam menekan dan mencegah penyebaran Covid-19, dan mendukung program pemerintah dengan sasaran para keluarga sebagai unit terkecil dalam masyarakat, membuat kami di Provinsi Bali di dalam gerakan PKK terus mengaktualisasikan 10 Program Pokok PKK yang diarahkan untuk mendukung visi, misi Gubernur Bali 'Nangun Sat Kerthi Loka Bali' yaitu menjaga kesucian dan keharmonisan alam Bali beserta isinya untuk mewujudkan kehidupan krama Bali dan gumi Bali yang sejahtera dan bahagia sekala niskala," demikian kata Ketua TP PKK Provinsi Bali, Ny Putri Suastini Koster saat menjadi narasumber dalam Dialog Interaktif 'Perempuan Bali Bicara' di Bali TV, Sabtu (12/9).

Lebih lanjut Ny Putri Suastini Koster yang didampingi Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin dalam dialog yang bertema 'Sosialisasi Tatanan Kehidupan Bali Era Baru' mengungkapkan setelah dimulainya tatanan kehidupan era baru di Provinsi Bali, maka masyarakat dapat beraktivitas kembali secara normal dengan syarat menerapkan protokol kesehatan secara baik dan benar sesuai apa yang menjadi imbauan dari pemerintah.

"Tahap awal tatanan kehidupan era baru ini diberlakukan sejak 9 Juli 2020 lalu, di mana telah dibuka seperti akses pasar tradisional, tempat wisata, toko-toko ataupun
fasilitas publik lainnya dalam skala lokal, yang semuanya kembali secara ketat menerapkan prosedur protokol kesehatan. Di lapangan, dalam pelaksanaannya perlu pengawasan dalam penerapannya yang diwujudkan dengan kegiatan pendisiplinan warga masyarakat dalam beraktivitas," ujarnya seraya mengatakan karena harus dimaklumi, belum sepenuhnya masyarakat bisa menerapkan secara sadar sebagai bagian penting dalam keselamatan dan kesehatan untuk menghadapi pandemi Covid-19 yang sampai saat ini belum mereda atau menurun kasusnya.awp/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER