Ambil Paket 3 Kg Ganja, Pemuda Asal Padang ini Dituntut 16 Tahun

  • 06 Agustus 2020
  • 14:05 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1665 Pengunjung
suaradewata

Denpasar, suaradewata.com - Beni Vebriadi, pemuda 23 tahun asal Padang Sumatra yang terjerat kepemilikan ganja yang beratnya 3 kg. Oleh JPU Kejati Bali dituntut hukuman selama 16 tahun penjara.

Terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Chandra Andhika Nugraha,SH dinyatakan terbukti bersalah sebagaimana dimaksud pada Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 111 ayat (2) Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

"Mohon kepada Majelis Hakim menjatuhkan pidana penjara BNN kepada terdakwa selama 16 tahun serta denda sebesar Rp5 miliar jika tidak dibayar dapat diganti dengan pidana penjara selama 6 bulan," kata jaksa dalam tuntutan di hadapan majelis hakim yang diketuai Esthar Oktavi,SH.MH, Kamis (6/8) di Pengadilan Negeri Denpasar.

Kasus yang menjerat terdakwa yang indekos di seputaran Legian Kaja, Kuta, Badung ini bermula saat ia menghubungi seseorang bernama Mecki (DPO) untuk meminta pekerjaan lantaran tidak memiliki uang.

Dalam percakapan telepon Mecki menawari terdakwa untuk mengambil paket kiriman berisi ganja dan mengantarkan ke suatu tempat sesuai perintah Mecki.

Dua hari berselang atau, Rabu (18/3/2020) terdakwa dihubungi Mecki dan meminta agar tidak mematikan telepon dan bersiap menerima kiriman paket ganja seberat 3 kilogram.

Esok harinya saat berada di Pantai Legian, Kuta, Badung, terdakwa dihubungi pihak kantor jasa pengiriman barang dan memberitahu jika paket akan dikirim ke Jalan Raya Legian. Alamat tersebut sesuai dengan kesepakatan antara terdakwa dan Mecki.

Terdakwa lalu mengajak temannya menuju kantor jasa pengiriman barang untuk mengambil paket. Namun saat hendak pergi, terdakwa diringkus petugas BNN Provinsi Bali yang telah mengintainya.

"Saat diperiksa, terdakwa mengaku mengetahui bahwa paketan tersebut berisi ganja. Ia dijanjikan akan diberi upah sebesar Rp500 ribu oleh Mecki untuk mengambil paket ganja tersebut," beber jaksa dari Kejati Bali ini.

Terkait tuntutan ini, terdakwa melalui kuasa hukum dari Posbakum Peradi Denpasar menyatakan akan melakukan pembelaan secara tertulis pada sidang selanjutnya.mot/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER