Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Made Satria Apresiasi Gubernur Koster, Ditengah Pandemi Sukses Bangun 2 Pelabuhan di Nusa Penida

  • 05 Agustus 2020
  • 15:05 WITA
  • Klungkung
  • Dibaca: 2156 Pengunjung
suaradewata

Klungkung, suaradewata.com - Made Satria yang merupakan Anggota DPRD Klungkung Dapil Kecamatan Nusa Penida menilai jaringan nasional yang dimiliki dan prestasi kegotongroyongan di Bali yang dilakukan Gubernur Bali, Wayan Koster terbukti telah mampu menghadirkan APBN untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Klungkung. Sehingga dirinya merasa sangat bersyukur punya Gubernur Bali sekelas Wayan Koster dengan Wakilnya, Cok Ace yang mana ditengah pandemi Covid-19 mampu mengajak Pemerintah Pusat menepati janjinya untuk membangun 2 pelabuhan sekaligus di Pulau Nusa Penida.

"Seperti yang diungkapkan, Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Imran Rasyid bahwa Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan menyetujui usulan Pemerintah Daerah untuk menyediakan Anggaran Pembangunan Pelabuhan Nusa Penida di Sampalan dan Pelabuhan Nusa Ceningan di Bias Munjul dalam APBN Kementerian Perhubungan Tahun Anggaran 2020, dengan alokasi anggaran masing-masing Pelabuhan Sampalan sebesar Rp. 88.151.324.700 mencakup Pekerjaan Brakwater, Pengerukan Kolam, Dermaga Fast Boat, Terminal Penumpang, Tempat Parkir Kendaraan dan Kekerjaan Prasarana Jalan," jelas Made Satria saat mendengarkan sambutan Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Imran Rasyid di Pelabuhan Sampalan pada Hari Purnama, Senin, Soma, Umanis, Tulu (3/8) seraya menjelaskan untuk Pelabuhan Bias Munjul sebesar Rp. 112.403.019.700 dengan mencakup Pekerjaan Pengerukan Alur Pelayaran, Dermaga Moveable Bridge, Dermaga Fast Boad, Terminak Penumpang serta Tempat Parkir Mobil dan Sepeda Motor.

Made Satria juga menyimak pernyataan Sekretaris Ditjen Perhubungan Darat, Imran Rasyid yang melaporkan bahwa di dalam pelaksanaan Pembangunan Pelabuhan Sampalan dan Pelabuhan Bias Munjul ini semula direncanakan dapat diselesaikan dalam satu tahun anggaran, namun karena adanya Pandemi Covid-19 dan dalam pelaksanaan pekerjaan harus mematuhi protokol kesehatan, maka pelaksanakan pekerjaan menjadi 2 Tahun Anggaran dengan tahapan anggaran Tahun I untuk Pelabuhan Sampalan Rp. 38.980.495.000 dan Pelabuhan Bias Munjul Rp. 37.091.571.571.800. Kemudian di tahun ke II untuk Pelabuhan Sampalan Rp. 49.757.910.000 dan  Pelabuhan Bias Munjul Rp. 75.312.448.900, dan hal ini telah kami laporkan dan telah disetujui bapak Menteri.

Hebatnya lagi, Made Satria menilai pembangunan pelabuhan ini adalah perwujudan Gubernur Bali dalam melestarikan kebudayaan Bali yang tetap mempertahankan desain arsitektur tradisional Bali. "Saya melihat desain pelabuhan ini akan ada tampilan desain ukiran kuni khas Nusa Penida, yang mengangkat tema Alam Semesta Segara – Wukir, Tradisi Pulau Guru – Nusa Tiga," ujarnya, Selasa (4/8).

Sehingga untuk mewujudkan pembangunan pelabuhan di Nusa Penida dan Nusa Ceningan ini sampai tuntas, Made Satria memohon restu dan sikap kegotongroyongan masyarakat Nusa Penida untuk mendukung penuh program bersejarah di Pulau Nusa Penida ini. "Apabila pelabuhan ini sudah jadi, maka akan terjadi peningkatan aktivitas ekonomi dan semoga masyarakat Nusa Penida sejahtera," pungkas Kader PDI Perjuangan ini.awp/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER