Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Divonis 8 Tahun, Kurir Narkoba ini Nangis

  • 04 Agustus 2020
  • 17:45 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1263 Pengunjung
suaradewata

Denpasar, suaradewata.com - Yosua Karel Dida Thalo (30) tak sesangar tampang brewoknya. Itu tercermin saat majelis hakim melalui virtual menjatuhkan hukuman selama 8 tahun penjara terkait kepemilikan ganja dan sabu.

Ketika ketua Majelis Hakim Hari Supriyanto,SH.MH membacakan amar putusan terhadap terdakwa, pria ini terlihat mewek pada layar monitor saat sidang, Selasa (4/8) dari PN Denpasar.

Majelis Hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah tanpa hak melawan hukum tentang narkotika sebegaimana tertuang dalam dakwaan kedua Pasal 112 ayat (1) Undang-undang nomor 35 tahun 2009.

"Menjatuhkan pidana penjara selama 8 tahun dikurangi masa penahanan kepada terdakwa, serta denda sebesar Rp800 juta jika tidak dibayar dapat diganti pidana penjara selama 3 bulan," ketok palu Hakim melalui telekonferens.

Atas vonis tersebut, melalui kuasa hukumnya dari Posbakum Peradi Denpasar terdakwa yang menangis usai diputus terlihat pasrah menyatakan menerima.

Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Santiawan,SH yang sebelumnya menuntut terdakwa pidana penjara selama 10 tahun menyatakan pikir-pikir.

Diuraikan dalam dakwaan, terdakwa ditangkap petugas kepolisian dari Ditresnarkoba Polda Bali di kamar kos terdakwa Jalan Tukad Badung XVIII nomor 101 A, Denpasar Selatan, Jumat (10/4/2020) sekitar pukul 01.15 Wita.

Dari kamar terdakwa yang bekerja sebagai sopir ini, petugas mengamankan barang bukti berupa ganja seberat 657 gram dan sabu seberat 0,37 gram.

Kepada polisi, terdakwa mengaku sabu dan ganja diperoleh dari seseorang bernama Dinar (DPO). Barang tersebut diantar langsung oleh Dinar ke tempat kosnya. "Ganja dan sabu ditemukan sudah dikemas dalam bentuk paket dan sudah siap untuk diedarkan," kata jaksa.mot/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER