Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

ODGJ Asal Tejakula Dinyatakan Positif Covid-19

  • 29 Juli 2020
  • 21:25 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1216 Pengunjung
Google

Buleleng,suaradewata.com - Satu orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) asal Kecamatan Tejakula, Buleleng, dinyatakan positif Covid-19. Kini pasien ODGJ yang positif terpapar virus Corona dirawat di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Bangli. Sebelum dirawat di RSJ Bangli, pasien itu sempat ditolak dibeberapa rumah sakit, dengan alasan tidak memiliki ruangan isolasi khusus untuk ODGJ yang positif Covid-19.

Sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Buleleng yang juga Sekda Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, pasien ODGJ yang positif Covid-19 ini diketahui setelah dilakukan test swab ketika pasien ini dibawa ke RSJ Bangli oleh keluarganya, karena sebelumnua kerap mengamuk hingga memanjat atap rumah dan terjatuh.

Swab test ini dilakukan karena protap di RSJ Bangli terhadap setiap pasien baru yang diterima. Setelah diketahui positif, pihak RSJ Bangli berkoordinasi dengan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 karena di RSJ Bangli tidak tersedia ruangan isolasi khusus untuk ODGJ yang positif terpapar Covid-19.

"Di RS Pratama Giri Emas tidak ada ruang isolasi khusus untuk ODGJ. Jadi penanganannya cukup sulit, karena selain berurusan Covid-19, kami juga harus tetap memperhatikan kejiwaanya," kata Suyasa, Rabu (29/7/2020) siang.

Dari gugus tugas Buleleng sempat berencana merujuk ODGJ tersebur ke RSUP Sanglah. Hanya saja, pihak RSUP Sanglah tidak bisa menerima ODGJ, karena disana tidak punya ruang isolasi khusus untuk pasien positif dengan gangguan jiwa.

Selanjutnya gugus tugas Buleleng pun langsung berkoordinasi dengan gugus tugas Provinsi Bali. Saat ini pihaknya sedang melakukan tracing terhadap orang-orang yang sempat melakukan kontak dengan ODGJ tersebut. "ODGJ itu ditangani Gugus Tugas Provinsi, datanya di Provinsi. Tetap dirawat di RSJ Bangli, sudah disiapkan ruang isolasi khusus disana," jelas Suyasa.

Sementara Juru Bicara GTPP Covid-19 Buleleng, Ketut Suweca memaparkan, untuk di Buleleng ada penambahan 1 pasien positif Covid-19 asal Kecamatan Sukasada. Pasien ini sebelumnya dirawat di RSUD Buleleng dengan gejala demam dan pneumonia.

Dari hasil diagnosis dokter penanggung jawab pasien (DPJP), lanjut dijelaskan Suweca yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Kominfosanti) Buleleng ini, pasien itu dibawa ke RS Pratama Giri Emas. "Dari hasil test swab dinyatakan positif," tandas Suweca.

Selain ada penambahan 1 pasien positif, juga ada 3 pasien asal Kecamatan Buleleng dinyatakan sembuh yakni pasien dengan kode 143 yang sempat diisolasi selama 13 hari di RS Pratama Giri Emas. Kemudian pasien kode 145 yang sempat diisolasi selama 12 hari. Dan pasien kode 155 diisolasi selama 7 hari. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER