Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Polres Gianyar MoU dengan MDA, Tekan Laka Lantas

  • 14 Juli 2020
  • 17:50 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 1298 Pengunjung
suaradewata

Gianyar, suaradewata.com - Dalam menekan kasus kecelakaan lalulintas di wilayah Kabupaten Gianyar, Polres Gianyar menggandeng Majelis Desa Adat (MDA) Gianyar. Hal itu dilakukan guna memberikan edukasi yang preventif kepada masyarakat, khususnya terkait kesadaran dalam berlalulintas. Kegiatan itu pun diisi dengan penandatanganan kerjasama di ruangan serba guna Mapolres Gianyar, Selasa (14/7/2020).

Ketua MDA Kabupaten Gianyar, Anak Agung Gede Asmara menjelaskan terkait lalu lintas sesuai yang diinformasikan, memang menjadi persoalan klasik di Gianyar. Sehingga hal itu memang perlu diatensi dan koordinasi dengan seluruh komponen termasuk yang memanfaatkan marka jalan. 

"Kami bagian dari Desa Adat sangat mendukung program ini, penguatan aspek kelancaran lalu lintas termasuk dampaknya terhadap kecelakaan yang ada di Gianyar. Seperti diinformasikan dalam 6 bulan ini memang lumayan terjadi kecelakaan tidak lepas dari kedisiplinan kita terhadap aturan lalu lintas," jelasnya. 

Ia juga mengaku pihaknya atensi pertemuan tersebut sebagai bentuk penyampaian informasi kepada masyarakat dalam berlalulintas yang baik. "Upaya yang sudah dilakukan kami sebagai bagian Desa Adat, kami berkewajiban dan pemerintah di semua tingkatan sudah seberapa melakukan komunikasi informasi termasuk penyebaran ke desa adat di Gianyar. Yang mana jumlahnya 273 Desa Adat," imbuhnya. 

Sedangkan, Kapolres Gianyar, AKBP I Dewa Made Adnyana menjelaskan kegiatan itu dalam rangka khusus situasi pandemi Covid-19. Yaitu hasil evaluasi berkaitan dangan laka lantas satu semester ini. Sebab signifikan secara kualitas yang menjadi korban meninggal cukup banyak. 

"Satu semester 2020 ada sebanyak 32 orang menjadi laka lantas. Sehingga sebagai salah satu cara preventif menekan maupun mengedukasi kesadaran masyarakat berlalu lintas. Kami sementara belum melaksanakan penegakan hukum dengan penilangan, tapi sekarang karena masih pandemi, situasi ekonomi masih sangat sulit, sehingga kami menggandeng Desa Adat untuk bersama nanti mengedukasi masyarakat," paparnya. 

Selanjutnya Desa Adat masing-masing juga mengedukasi agar warga mau tertib berlalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor agar mau menggunakan helm. Karena salah satu penyebab fatalitas laka lantas disebutkan tidak menggunakan helm. "Salah satu cara edukasi Polres Gianyar menggandeng Desa Adat untuk bersama-sama memberikan penyadaran kembali pada masyarakat kita. Pentingnya menggunakan helm kepada masyarakat menggunakan motor untuk keselamatan dirinya dan juga orang lain," imbuhnya. Gus/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER