Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

RSMBM Telah Melayani Operasi Katarak Dari Nusa Penida Hingga ke NTT

  • 14 Juli 2020
  • 12:50 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1267 Pengunjung
suaradewata

Denpasar, suaradewata.com - Untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, Rumah Sakit Mata Bali Mandara (RSMBM) telah melakukan beberapa langkah, seperti perluasan layanan keluar pulau dan Provinsi dengan memberikan pelayanan operasi katarak di Nusa Penida, serta bekerjasama dengan Perdami dan CSR melakukan operasi katarak ke NTT, Situbondo dan Lombok tengah, serta Pengembangan layanan kesehatan mata untuk anak sekolah, dan skrining Retinopati Diabetik, karena dari hasil survey yang mengambil beberapa sampel 87% anak-anak sekolah mengalami gangguan penglihatan dan hal ini juga menjadi fokus penanganan dalam inovasi tersebut.

Penjelasan detail ini disampaikan oleh Pemerintah Provinsi Bali melalui Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, Senin (13/7) secara langsung via Zoom Meeting saat mempresentasikan Inovasi RSMBM dengan judul “Kami Datang Penglihatan Terang” dihadapan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KEMENPANRB) atau dalam hal ini dihadapan 12 orang Tim Panel Independen (TPI) KIPP 2020 yang melakukan penilaian dalam kesempatan tersebut.

Dalam pemaparan tersebut, lebih lanjut Wagub Cok Ace yang didampingi oleh Direktur RS Mata Bali Mandara Ni Made Yuniti, Kepala Biro Organisasi, I Wayan Serinah, serta Kepala Diskominfos Provinsi Bali, Gede Permana menarik kesimpulan, bahwa Pertama keberhasilan inovasi berbanding lurus dengan komitmen pimpinan serta keberanian untuk melakukan reformasi pelayanan, Kedua, Sinergitas terbangun dengan melibatkan banyak unsur di masyarakat, Ketiga, Kebutaan katarak tidak akan pernah habis, karena Bali berada di daerah katulistiwa dengan prevalensi katarak cukup tinggi.

Atas kondisi itu, kedepan hal tersebut perlu diintegrasikan dengan kegiatan Pos Binaan Terpadu dalam deteksi dini kebutaan. Keempat, dengan berkembangnya teknologi informasi 4.0, sistem pencatatan dan pelaporan akan dikembangkan agar dapat mencakup seluruh lapisan masyarakat dengan aplikasi SIGALIH (Sistem Informasi Gangguan Penglihatan).awp/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER