Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Koster : Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut Dilakukan Secara Niskala dan Sekala

  • 12 Juli 2020
  • 22:10 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1235 Pengunjung
Suaradewata

Denpasar,suaradewata.com - Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut dilakukan secara niskala dan sekala bersumber dari Kearifan Lokal Sad Kerthi, dan dilaksanakan oleh Perangkat Daerah yang menyelenggarakan urusan Pelindungan Danau, Mata

Air, Sungai, dan Laut serta bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten/Kota dan Desa Adat.

"Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut secara niskala dilakukan dengan melaksanakan upacara penyucian secara berkala, dengan meliputi, Pertama Penyucian Danau (Danu Kerthi); Kedua, Penyucian Laut (Segara Kerthi); dan ketiga, Penyucian Tumbuh-tumbuhan (Wana Kerthi)," jelas Gubernur Bali, Wayan Koster yang didampingi Ketua PHDI Provinsi Bali, Prof. Dr. I Gusti Ngurah Sudiana, M.Si dan Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, Ida Panglingsir Agung Putra Sukahet, Jumat (10/7) saat memberikan keterangan persnya di Gedung Gajah, Jaya Sabha, Denpasar terkait Peraturan Gubernur Nomor 24/2020 tentang Pelindungan Danau, Mata Air, Sungai, dan Laut.

Lebih lanjut, Gubernur Bali asal Desa Sembiran, Buleleng ini menyatakan untuk Upacara Penyucian Danau (Danu
Kerthi) dan Penyucian Laut (Segara Kerthi) dilaksanakan setiap Saniscara Kliwon Wuku Uye (Tumpek Uye). Sedangkan upacara Penyucian Tumbuh-tumbuhan (Wana Kerthi) dilaksanakan setiap Saniscara Kliwon Wuku Wariga (Tumpek Wariga/Tumpek Atag).

"Tingkatan pelaksanaan upacara penyucian meliputi upacara tingkat alit; dan upacara tingkat utama. Upacara penyucian tingkat alit dilaksanakan setiap 6 (enam) bulan kalender (pawukon) Bali oleh Desa Adat. Sedangkan Upacara penyucian tingkat utama dilaksanakan setiap 5 (lima) tahun kalender (pawukon) Bali oleh Pemerintah Provinsi," ujarnya seraya menyatakan selain oleh Pemerintah Provinsi, masyarakat juga dapat melaksanakan upacara penyucian sesuai dengan Dresta setempat. Dimana tata cara pelaksanaan upacara penyucian mengacu pada Sastra atau Dresta dan upacara penyucian diselenggarakan secara serentak di seluruh Bali.awp/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER