Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Protokol Kesehatan Siap, DTW Ulun Danu Beratan Buka Hari Ini

  • 10 Juli 2020
  • 10:05 WITA
  • Tabanan
  • Dibaca: 1301 Pengunjung
suaradewata

Tabanan, suaradewata.com – DTW Ulun Danu Beratan mulai membuka kunjungannya untuk umum Jumat (10/7/2020). Hal itu dilakukan setelah protokol kesehatan Covid-19 di obyek wisata yang menawarkan keindahan Danau Beratan itu dipastikan sudah siap khususnya memasuki tatanan kehidupan baru (New Normal).

Sebelumnya Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati datang dan meninjau secara langsung kesiapan DTW Ulun Danu Beratan, Kamis (9/7/2020) untuk kembali membuka kunjungan.

Manajer Operasional DTW Ulun Danu Beratan, I Wayan Mustika menjelaskan bahwa hasil peninjauannya menyatakan jika protokol kesehatan di DTW Ulun Danu Beratan telah siap.

“Hasilnya kita disini sudah siap untuk membuka kunjungan kembali,”ungkapnya.

Oleh karena itu pihaknya membuka restoran dan artshop dengan menawarkan paket wisata dan diskon tiket masuk, diskon yang diberikan mulai dari 20 persen hingga 30 persen.

Kata dia protokol kesehatan yang diterapkan oleh manajemen DTW Ulun Danu Beratan cukup ketat sehingga para pengunjung wajib mengikutinya. Pengunjung yang baru datang harus mencuci tangan pada tempat pencuci tangan yang disediakan pada pintu masuk. Kemudian petugas akan mengukur suhu tubuh para pengunjung. “Saat membeli tiket di loket pun tidak ada sentuhan langsung dengan kasir, dan semua petugas menggunakan APD lengkap. Dan areal parkir juga sudah menggunakan parkir gat,”paparnya.

Disamping itu, di areal DTW Ulun Danu Beratan juga telah disediakan 15 sampai 20 tempat cuci tangan serta hand sanitizer. Termasuk pedagang artshop juga menggunakan APD lengkap mulai dari masker, sarung tangan hingga facesield. Begitupun para pemedek juga diterapkan protokol kesehatan yang sama.

Hanya saja untuk saat ini pihaknya belum memberlakukan pembatasan pengunjung. Sebab pihaknya memprediksi untuk tahap awal kunjungan tidak akan begitu banyak, bahkan baru sebatas masyarakat lokal Bali saja.ayu/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER