Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Giri Prasta Serahkan Stimulus Kepada Usaha UMKM Obyek Wisata di Badung

  • 07 Juli 2020
  • 11:20 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 1477 Pengunjung
suaradewata

Badung, suaradewata.com - Dalam rangka akan dibukanya obyek wisata di Kabupaten Badung pada 9 Juli 2020, para Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang ada di Obyek Wisata Kabupaten Badung menerima stimulus dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Perdagangan Kabupaten Badung di Wantilan Obyek Wisata Sangeh Kecamatan Abiansemal, Selasa, (07/07/2020). Para UMKM yang menerima stimulus tersebut sebanyak 94 UMKM dan diserahkan secara simbolis oleh Bupati Badung Nyoman Giri Prasta. 

Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Kabupaten Badung, Made Widiana mengatakan penyerahan stimulus kepada para UMKM Kabupaten Badung tersebut agar mereka para UMKM membuka usahanya kembali di obyek wisata. Karena obyek wisata di Kabupaten Badung akan dibuka pada 9 Juli 2020. Sehingga nantinya mereka para UMKM bisa kembali membuka usahanya di masing-masing obyek wisata yang ada di Badung. 

"Tujuan bantaun ini, ini kan kita akan membuka yang namanya obyek obyek wisata, bagaimana dengan modal yang kita berikan sebesar 2 juta ada dipakai modal untuk mereka membuka kembali," kata Widiana, Selasa, (07/07/2020).

Ia menerangkan, pemberian bantuan stimulus tersebut untuk di Kabupaten Badung menyasar 989 UMKM, namun setelah adanya cleansing data dan juga dari sekian UMKM yang sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah baik Bantuan Langsung Tunai (BLT) maupun Bantuan Sosial Tunai (BST). Terdapat sebanyak 94 UMKM yang belum mendapatkan bantuan itu.

"Nah itu lah kita berikan bantuan sekarang mulai dari Sangeh, masih tersisa 94 UMKM yang belum tersentuh bantuan atau yang tercecer dari bantaun pemerintah seperti BLT maupun BST," terangnya. 

Sementara, Bupati Badung Nyoman Giri Prasta yang menyerahkan stimulus tersebut secara simbolis mengatakan kita melihat regulasi pada Permendagri nomer 1 tahun 2020, dimana didalamnya ada refocusing anggaran, realokasi anggaran dan juga masuk pada sub sistemnya pemulihan ekonomi. Berdasarkan ketentuan itu, kami melakukan cleansing data di Kabupaten Badung, yang artinya agar tidak ada tumpang  tindih antara bantuan yang diberikan pemerintah pusat baik itu BST maupun BLT dan yang dilakukan oleh desa, sehingga nantinya tidak bertentangan dengan ketentuan tersebut. 

"Sasaran kami di Pemerintah Kabupaten Badung adalah 939 UMKM yang bergerak di bidang usaha dagang di daerah tujuan wisata, setelah melakukan cleansing data itu masuk ke angka 94 KK," ungkap Giri Prasta.

Dari 94 KK tersebut, pada hari ini kami melakukan penyerahan secara langsung melalui rekening sebesar Rp 2.000.000 dan langsung bisa diambil di Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali. Pemberian stimulus ini merupakan sebagai wujud motivasi kami terhadap para UMKM yang ada di masing-masing obyek wisata di  Badung. Menurutnya, sebagai Giri Prasta, sebagai pemimpin tidak bisa bekerja dengan niat baik saja, karena bagi kami satu dengan hati yang kedua sepenuh hati dan ketiga adalah berhati-hati.

"Ini konsep yang kami lakukan, sehingga ketepatan kami dalam mengambil kebijakan politik anggaran ini tidak keluar dari regulasi yang diatur oleh Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.ang/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER