Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Kota Denpasar, Badung & Klungkung Jadi Perhatian Koster, Karena Kasus Covid Tertinggi 

  • 02 Juli 2020
  • 12:55 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1417 Pengunjung
suaradewata

Denpasar, suaradewata.com - Terkait adanya penambahan data COVID-19 di Provinsi Bali, seperti yang terjadi pada tanggal 30 Juni 2020, dimana secara akumulatif kasus positif COVID-19 sebanyak 1493 kasus, terdiri dari 291 PMI, 53 luar daerah, 1132 transmisi lokal dan 17 kasus WNA.

Maka atas dasar itu, Gubernur Bali Wayan Koster memberi perhatian pada tiga besar Kabupaten/Kota dengan jumlah kasus tertinggi  yaitu Denpasar 539 kasus, Kabupaten Badung 187 kasus  dan Kabupaten Klungkung 162 kasus. Dari ketiga wilayah tersebut, Kota Denpasar mendapat sorotan karena sudah semua desa/kelurahan ada kasus positif.

“Untuk Denpasar, sudah semuanya (zona, red) merah. Jadi Denpasar menjadi wilayah yang betul-betul harus mendapat perhatian,” ujar Koster saat menggelar tatap muka secara virtual dengan para Camat, Lurah dan Perbekel se-Bali, Rabu (1/7) sembari meminta camat, perbekel dan lurah di Kota Denpasar lebih serius menangani COVID-19 di bawah koordinir Walikota Denpasar.

Untuk mempercepat penanganan COVID-19 di Kota Denpasar, Koster mengungkapkan telah bicara dengan Walikota IB Rai Dramawijaya Mantra agar ada langkah lebih cepat dan progresif. Kemudian untuk mengendalikan penyebaran COVID-19 di Ibukota Provinsi Bali ini, Gubernur minta camat, perbekel dan lurah se-Denpasar bekerja keras mencegah makin meluasnya penyebaran melalui upaya pendisiplinan dan penertiban masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Penambahan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan menandakan program Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PKM) yang dirancang Pemkot Denpasar belum terlaksana secara efektif. “Jalankan PKM, bukan hanya menyetop kendaraan di jalan, tapi lebih difokuskan pada upaya menertibkan disiplin masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan penanganan COVID-19,” tandasnya.

Sebagai bentuk dukungan, Pemprov Bali menggelontorkan bantuan sebesar Rp 10 miliar untuk penanganan COVID-19 di Kota Denpasar. Bantuan tersebut saat ini tengah diproses secara administratif dan diharapkan dapat segera terelalisasikan. Dana bantuan ini nantinya akan diperuntukkan bagi upaya mengoptimalkan upaya penanganan COVID-19, termasuk dana bagi relawan desa, kelurahan dan satgas gotong royong. “Ini merupakan kebijakan khusus yang saya ambil untuk Kota Denpasar, karena kasusnya sangat tinggi, tentunya menjadi tanggung jawab bersama. Tak hanya dibebankan kepada pemerintah kota,” terangnya.

Selain Kota Denpasar, penambahan kasus positif di Kabupaten Badung dan Bangli juga mendapat sorotan Gubernur Wayan Koster. Ia mengambil sampel beberapa desa dengan tingkat kasus cukup banyak dan langsung menginstruksikan agar perbekel/lurah setempat memberi perhatian khusus dalam penanganannya. Dengan langkah penanganan yang lebih progresif, ia berharap kasus COVID-19 di tiga wilayah itu akan lebih cepat terkendali. Ia menilai, langkah penanganan yang dilakukan Pemkab Badung telah cukup baik dan mampu menekan angka penyebaran COVID-19 di wilayah tersebut.awp/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER