Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Gubernur Koster Tatap Muka Virtual dengan Camat, Lurah dan Perbekel se-Bali

  • 02 Juli 2020
  • 12:50 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1360 Pengunjung
suaradewata

Denpasar, suaradewata.com - Gubernur Bali, Wayan Koster menggelar tatap muka secara virtual dengan para Camat, Lurah dan Perbekel se-Bali, Rabu (1/7). Dengan jumlah 679 peserta yang terdiri dari Camat, Lurah dan Perbekal yang mengikuti tatap muka secara daring dengan Gubernur Wayan Koster dari lokasi masing-masing yang tersebar di seluruh Bali ini, tercatat Gubernur Koster saat mengawali arahannya menyampaikan permohonan maaf karena sejak pandemi COVID-19, baru kali ini sempat melakukan tatap muka dengan aparat yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program-program yang berkaitan dengan upaya penanggulangan COVID-19.

“Semenjak COVID-19 muncul di Bali, baru kali ini kita bertemu, ini pun secara virtual. Itu karena di awal saya fokus pada upaya untuk membuat suatu pola tatanan kebijakan agar penanganan COVID-19 dapat dikelola dengan baik,” ujar Gubernur yang dalam kesempatan itu didampingi Kadis Pemberdayaan Masyarakat, Desa Kependudukan dan Pencatatan Sipil Provinsi Bali, Putu Anom Agustina, S.IP, M.Si.

Menurut Gubernur asal Desa Sembiran, Buleleng ini bahwa upaya penanganan COVID-19 di Daerah Bali berjalan cukup baik dan memperoleh apresiasi dari Pemerintah Pusat. Capaian ini tentunya tidak terlepas dari peran aktif dan kerja keras para Camat, Kades dan Lurah se-Bali. Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas sinergi yang telah dibangun di bawah koordinasi Bupati/Walikota dan komponen terkait yang tergabung dalam gugus tugas.

Disisi lain, Gubernur Koster juga mengakui bahwa belakangan ini masih terjadi penambahan kasus positif COVID-19 yang cukup signifikan. “Bila dicermati, ada perubahan pola dalam penambahan kasus positif COVID-19. Di awal, kasus positif didominasi oleh imported case yang dibawa oleh para Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Bali yang dipulangkan oleh perusahan tempat mereka bekerja di luar negeri, namun belakangan penambahan kasus didominasi oleh transmisi lokal,” terangnya.

Lebih lanjut, Wayan Koster yang juga menjabat sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali ini membeberkan data secara akumulatif per tanggal 30 Juni 2020, Bali mencatat angka positif COVID-19 sebanyak 1493 kasus, terdiri dari 291 PMI, 53 luar daerah, 1132 transmisi lokal dan 17 kasus WNA.

"Dari jumlah tersebut, sebanyak 798 orang atau 53,45 persen telah dinyatakan sembuh, 681 orang atau 45,61 persen masih dalam perawatan dan pasien meninggal sebanyak 14 orang atau 0,94 persen," jelasnya.

Kemudian yang menjadi catatan Gubernur Wayan Koster ialah kasus transmisi lokal didominasi oleh Orang Tanpa Gejala (OTG) yang mencapai 840 orang. Menurutnya hal ini perlu diwaspadai dengan melakukan upaya sistematis dan progesif agar dengan cepat dapat mengetahui masyarakat yang berpotensi terjangkit. "Jangan sampai, OTG menularkan kepada orang lain, sehingga memicu munculnya kasus baru," mintanya kepada Camat, Kades dan Lurah se-Bali.awp/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER