Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Nyambi Jual Sabu, Pedagang Lalapan ini Dituntut 12 Tahun

  • 29 Juni 2020
  • 16:10 WITA
  • Denpasar
  • Dibaca: 1244 Pengunjung
suaradewata

Denpasar, suaradewata.com - Gede Ardian (38), yang kesehariannya membuka lapak lalapan pinggir jalan, hanya bisa merunduk sesal saat Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tuntutan hukuman penjara selama 12 tahun.

Dalam sidang yang digelar secara virtual itu, Jaksa Ni Wayan Erawati Susina,SH menilai perbuatan terdakwa bersalah melawan hukum menguasai narkotika jenis sabu dengan berat bersih 11,83 gram.

Sidang yang dipimpin oleh Hakim I Ketut Kimiarsa,SH.MH secara telekonferens, pihak penuntut umum dari Kejari Denpasar menjerart terdakwa Pasal 112 ayat (2) Undang-undang RI No. 35 tahun 2009 tentang Narkotik. 

"Menilai perbuatan terdakwa telah melawan hukum narkotika, memohon agak terdakwa dihukum selama 12 tahun penjara dan denda sebesar Rp 1 miliar subsidair 4 bulan penjara," sebut Jaksa Erawati.

Menanggai tuntutan JPU, terdakwa yang selama ini berjualan lalapan di Jalan Mertasari, Sidakarya, Denpasar Selatan ini melalui pihak kuasa hukum dari Posbakum mengajukan pembelaan secara tertulis.

Pria yang tinggal di seputaran Jalan Gunung Batur, Desa Pemecutan, sudah lama jadi target petugas yang menerima laporan maraknya peredaran narkoba diwilayah jalan Mertasari, Sidakarya.

Terdakwa baru dipergoki petugas ketika akan meninggalkan dagangannya pada 1 April, sekitar pukul 22.00 Wita yang hendak melakukan tempelan. Namun saat akan bergegas pergi, petugas langsung menggiring terdakwa dan berhasil menemukan barang bukti berupa 25 plastik klip masing-masing berisi sabu dengan total berat 6,73 gram netto.

Pengeledahan kembali dilakukan di tempat tinggal terdakwa dan  ditemukan barang bukti terkait, yakni 2 plastik klip masing-masing berisi sabu dengan total berat 5,10 gram netto.

"Secara keseluruhan total berat keseluruhan sabu yang disita dari terdakwa adalah 11,83 gram netto. Terdakwa mengaku sabu tersebut adalah milik seorang bernama Topan (belum ditangkap)," sebut Jaksa.mot/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER