Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Duhh,, Diduga Cari Harta Benda, Kuburan Dibongkar

  • 28 Mei 2020
  • 22:00 WITA
  • Buleleng
  • Dibaca: 1267 Pengunjung
istimewa

Buleleng, suaradewata.com - Sebuah kuburan almarhum DA yang merupakan anak SD meninggal karena laka tunggal beberapa hari lalu dan dikubur di setra Banjar Dinas Mekarsari, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng, sehari sebelumnya, dibongkar oleh orang yang belum diketahui identitasnya pada Rabu (27/5/2020) sekitar pukul 17.30 wita. Sontak kejadian ini membuat heboh warga sekitar.

Terbongkarnya kuburan ini pertama kali diketahui pertama kali oleh Made Karma (45) warga setempat yang juga seorang buruh tani. Menurut informasi, awalnya saksi Karma mencari buah sisa sesajen di areal kuburan desa tersebut. Saksi lalu dibuat kaget melihat gundukan tanah di kuburan anak dari Made Nosen yakni DA seperti selesai dibongkar oleh seseorang.

Saksi Karma langsung memberitahukan Nosen (30) yang merupakan warga Desa Panji Anom selaku pemilik kuburan tersebut. Kemudian Kamis (28/5/2020) sekitar pukul 10.00 wita, keluarga Made Nosen  menuju ke lokasi mengecek kondisi yang sebenarnya. Ternyata benar ada bekas bongkaran tanah kuburan almarhum DA.

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsek Sukasada. Setelah menerima laporan, anggota Polsek Sukasada langsung menuju ke lokasi melakukan olah TKP dan memasang garis polisi. Dugaan sementara, motif terduga pelaku melakukan perbuatan pembongkaran kuburan anak Nosen yang meninggal adalah mencari harta benda yang dijadikan bekal kepada almarhum.

"Memang benar di lokasi ada kuburan almarhum bekas terbongkar. Setelah dilakukan penggalian, jenazah almarhum masih dalam kondisi utuh," ungkap Kapolsek Sukasada, Kompol Nyoman Landung, Kamis (28/5/2020) siang.

Saat penggalian yang dilakukan pihak keluarga almarhum, tidak ada barang diambil oleh terduga pelaku mengingat orangtua almarhum menyatakan tidak membekali almarhum dengan barang berharga. Hanya saja di lokasi, polisi menemukan bukti berupa satu cangkul diduga milik pelaku yang tertinggal.

"Barang bukti satu cangkul diduga milik pelaku sudah kami amankan. Kami juga sudah memintai keterangan sejumlah saksi-saksi. Saat ini kasusnya masih dalam penyelidikan termasuk pelakunya masih dalam lidik. Mudah-mudahan pelakunya cepat kami ketahui," tandas Landung. rik/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER