Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Antisipasi Arus Mudik Lebaran, Kabag Ops Polres Badung Pimpin Operasi penyekatan

  • 23 Mei 2020
  • 12:40 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 1336 Pengunjung
istimewa

Badung, suaradewata.com - Mudik lebaran menjadi kebiasaan bahkan sudah menjadi tradisi setiap tahun menjelang peraayaan Lebaran atau Idul Fitri. Untuk memberikan keamanan keselamatan khususnya dalam hal kesehatan kepada keluarga para pemudik, ketika tiba di kampung halamannya, pemerintah memberikan persyaratan Mudik Lebaran tahun ini.

Sejak di resmi digelar Ops Ketupat Agung 2020 ini, banyak pemudik tidak memenuhi persyaratan tersebut, bahkan hari ini Sabtu, (23/05/2020), pukul 08.30 wita dijalan Mengwitani, Mengwi, Badung (di depan Pospam Polres Badung), masih ada yang mudik lebaran tidak membawa surat - surat tersebut seperti Surat dari Desa / Kelurahan, surat keterangan bebas Covid -19 dan surat dari Pemerintah.

Kepala bagian operasi Polres Badung Kompol I Wayan Suana, SH mengatakan, kegiatan ops Ketupat Agung 2020 bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan arus Mudik lebaran yang tidak membawa kelengkapan persyaratan terlanjur jauh di Gilimanuk, di putar balikan ke rumah masing-masing.

"Kita kasihan jauh jauh sampai di Pelabuhan Gilimanuk tidak bisa nyebrang, lantaran tidak melengkapi diri sesuai anjuran pemerintah," kata Kompol Suana.

Kegiatan yang dilaksanakan secara humanis ini, lebih banyak memberikan himbauan pencegahan Covid -19 dan tidak melakukan penindakan.

"Pagi ini tidak ada penindakan terhadap pengendara yang melanggar, terutama pengendara sepeda motor saat berkendaraan tidak menggunakan helm," ungkap orang nomor 3 di jajaran Polres Badung ini.

Sejauh ini lanjut Kabag Ops, orang yang meninggal dunia akibat Covid -19 belum ada penambahan, sedangkan orang meninggal akibat kecelakaan tanpa helm cukup meningkat.

"Mari saling menyadari, bahwa keluarga kita sedang menunggu di rumah dengan harapan kebahagiaan, jaga diri kita dari covid -19 dan selalu menggunakan helm saat berkendaraan," pungkasnya.ang/utm


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER