Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Bantu Warga, Relawan Aliansi Pemuda Hindu Bali Salurkan Sembako

  • 10 Mei 2020
  • 14:10 WITA
  • Gianyar
  • Dibaca: 1398 Pengunjung
istimewa

Gianyar, suaradewata.com - Mewabahnya pandemi COVID-19 sejak awal maret lalu di Indonesia menyebabkan segala sektor terdampak. Hal ini tentu sangat merugikan bagi masyarakat Indonesia, tak terkecuali Bali. Lumpuhnya pariwisata Bali berefek pada segala aspek kehidupan di Bali. Mulai dari kerajinan tangan, jasa, hingga UMKM pun mengalami kelesuan. Dengan kondisi seperti ini maka masyarakat kecil mengalami dampak yang begitu besar.

Melihat kondisi tersebut, Aliansi Pemuda Hindu Bali bersama Yayasan Pasraman Yogadhiparamaguhya Bali menyalurkan bantuan berupa paket bahan pokok terdiri dari Beras 5 kg, minyak goreng 1 liter, telor lusin, dan mie instan 10 buah yang disalurkan langsung pada Minggu, (10/05/2020). Bantuan yang berjumlah 30 paket ini disalurkan kepada 30 KK yang sangat membutuhkan di 2 Banjar adat yaitu Banjar Bonjaka dan Banjar Keranjangan yang berada di Kabupaten Gianyar.

Dalam penyerahannya, Relawan Aliansi Pemuda Hindu Bali dan Yayasan Pasraman Yogadhiparamaguhya Bali diterima langsung oleh prajuru banjar setempat. Menurut I Wayan Suartika selaku Ketua Aliansi Pemuda Hindu Bali, kegiatan ini akan dilakukan secara bertahap di tiga kabupaten yaitu, Gianyar, Bangli dan Jembrana dengan bantuan sejumlah 110 paket bahan pokok.

“Kegiatan yang kami sinergikan dengan Yayasan Pasraman Yogadhiparamaguhya Bali ini akan menyalurkan 110 paket bahan pokok dan akan disalurkan ke tiga kabupaten yang ada di Bali yaitu, Gianyar, Bangli dan Jembrana. Hari ini kami sudah menyalurkan bantuan sebanyak 30 paket di dua banjar adat yang ada di Desa Tegalalang, Kabupaten Gianyar.” Pungkas Suartika setelah menyerahkan bantuan di Banjar Keranjangan, Manukaya, Gianyar.

Hal yang senada juga disampaikan oleh Eka Mudiartika Yasa selaku Koordinator Relawan Aliansi Pemuda Hindu Bali di Kabupaten Gianyar. Ia menyampaikan harapannya agar kegiatan serupa rutin dilaksanakan, sebab usainya pandemi COVID-19 tak bisa dipastikan.

“Saya harap kegiatan ini kembali dilaksanakan tak hanya di Gianyar, tetapi juga di kabupaten lain. Apalagi kita ketahui bersama bahwa pandemi ini sangat membingungkan kita karena tak bisa memprediksi kapan usainya pandemi ini” tutur Eka.

“Hanya satu yang bisa kita lakukan di tengah wabah pandemi COVID-19 ini. Bersatu dan saling bantu membantu guna meringankan beban sesama. Hari ini, solidaritas itu penting.” Tegas Ida Bagus Made Purwita Suamem, S.S., M.Si yang merupakan Ketua Yayasan Pasraman Yogadhiparamaguhya Bali yang berdomisili di Blahbatuh, Gianyar. rls/sar


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER