Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Tiga Anggota Keluarga PDP Asal Desa Abuan Susut Dirapid Test, ini Hasilnya…..

  • 03 April 2020
  • 22:20 WITA
  • Bangli
  • Dibaca: 1541 Pengunjung
suaradewata

Bangli, suaradewata.com – Tim Satgas Penanggulangan Covid-19 kembali melakukan rapid test terhadap keluarga Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang kini tengah menjalani isolasi di RSUP Sanglah. Setelah sebelumnya rapid test dilakukan di desa Selulung, Kintamani. Hal serupa juga dilaksanakan pada keluarga PDP di desa Abuan, Susut, Jumat (03/04/2020). Alhasilnya, kita patut  bersyukur dari tiga orang keluarga PDP yang dirapid test hasilnya dinyatakan negative. Kegiatan rapid test yang dilakukan Tim Satgas Penanggulangan Covid 19 Kabupaten Bangli, turut dipantau langsung Ketua Satgas Penanganan  covid 19  Kabupaten  Bangli I Made Gianyar. Hadir juga saat itu, Kadiskes Bangli, dr. I Nengah Nadi.

Sesuai informasi masyarakat, diketahui, warga yang berstatus PDP dan kini tengah menjalani perawatan di ruang isolasi RSUP Sanglah itu adalah salah seorang warga Desa Abuan yang sekitar tiga minggu lalu, baru pulang dari bekerja diluar negeri tepatnya di kapal pesiar. Singkat cerita karena yang bersangkutan sempat mengeluhkan keluhan menyerupai gejala covid-19 menyebabkan masyarakat resah. Karena itu, oleh pihak keluarganya, yang bersangkutan diantar ke Rumah Sakit Sanjiwani Gianyar. Meski saat itu, hasil rapid test dinyatakan negatif, namun karena keresahan masyarakat seminggu kemudian dirujuk ke RSUP Sanglah untuk memastikan kondisinya.

Bupati Bangli I Made Gianyar saat dikonfirmasi  membenarkan kalau ada warga Desa Abuan, Susut yang tinggal di Denpasar sempat pulang tiga minggu lalu saat ini berstatus PDP  dan menjalani  isolasi  di RSUP Sanglah. “Begitu pulang dari kapal, dia tinggal di Denpasar tak langsung pulang. Berikutnya dia pulang ke Abuan dan ternyata setelah itu dia jadi PDP. Karenanya, dilakukan rapid test terhadap keluarganya yang dikunjungi itu,” jelasnya.

Selain itu, penyelidikan epidemiologi (PE) ke lapangan dilakukan untuk mendapatkan informasi  kontak erat dan rapid test dilaksanakan Rapid test dilakukan terhadap tiga anggota keluarga yang selama 15 hari terakhir berinteraksi dengan PDP dan tidak ada keluhan apa-apa. Hasilnya, semuanya dinyatakan negative. Tindak lanjut dari itu, pihaknya akan kembali melakukan rapid test pada hari ketujuh nanti untuk memastikan kondisi keluarga yang bersangkutan. “Kita harapkan hasilnya nanti juga tetap negatif, sehingga keluarga yang bersangkutan aman,” jelasnya.

Pada kesempatan itu, Bupati asal desa Bunutin, Kintamani ini, juga mengingatkan masyarakat sekitar  agar tidak mengucilkan mereka dan tetap mematuhi himbauan pemerintah. Sebab, keluarga dari warga yang berstatus PDP, kini berstatus orang dalam pemantauan(ODP) dan harus melaksanakan karantina mandiri dan tidak boleh kaluar pekarangan selama 7 hari. “Bila pada test berikutnya mereka tetap negatif dan tidak ada keluhan, mereka sudah sama dengan warga lainnya karena itu sudah sesuai  SOP,” ungkapnya.

Sebaliknya bila nanti mereka mengalami keluhan seperti panas tinggi,batuk dan sesak nafas, akan segera diperiksakan ke RSUP Sanglah. Sementara untuk pemenuhan logistik selama mereka dikarantina mandiri,pihaknya telah meminta Perbekel Abuan selaku Tim Satgas Covid 19 Desa Abuan  untuk memenuhi ke butuhan  harian keluarga tersebut.ard/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER