Media Berita Online Bali Terkini, Kabar Terbaru Bali - Beritabali.com

Bus Masih Berdatangan di Terminal Mengwi, Turunkan Penumpang Asal Luar Bali

  • 27 Maret 2020
  • 20:10 WITA
  • Badung
  • Dibaca: 13742 Pengunjung
suaradewata

Badung, suaradewata.com - Ditengah - tengah mewabahnya virus Corona hingga Pemerintah di Bali mengeluarkan himbauan untuk melakukan Social Distance dan ajakan untuk diam dirumah, ternyata Bali saat ini masih kedatangan warga dari luar Bali. Khususnya di Terminal Mengwi Kecamatan Mengwi Badung ini masih ada Bus datang dari luar Bali menurunkan penumpangnya yang berasal dari Jember Jawa Timur.  Parahnya, beberapa penumpang tampak tidak memakai masker bahkan diakui salah satu penumpang bahwa penumpang duduk berdampingan di dalam Bus tersebut. Sehingga penerapan Social Distance yang diinstruksikan oleh Pemerintah tidak berjalan maksimal dan berpotensi menularkan virus Corona.

Dalam pemantauan media suaradewata.com di Terminal Mengwi, tampak beberapa warga sedang menunggu kedatangan rekannya di dalam Bus tersebut. Saat Bus itu datang dan tiba di Terminal Mengwi, seluruh penumpang turun dalam Bus tersebut. Namun sayangnya, masih ada beberapa penumpang kelihatan tidak memakai masker bahkan tampak tidak saling menjaga jarak. Tidak hanya itu, bagi yang menjemput juga kelihatan saling berdekatan satu sama lainnya dekat Bus tersebut sambil melihat rekannya yang dijemput. 

Salah satu penumpang yakni Wahyu Kurniawan, 35 asal Jember Jawa Timur mengaku dirinya bekerja di toko makanan binatang di Teuku Umar Bali, sebelum hari raya Nyepi kemarin dirinya sempat pulang kampung ke Jember. Dan pada hari ini dirinya tiba di Terminal Mengwi untuk bekerja di Bali. Ia pun mengatakan belum ada perintah untuk libur dari Bosnya ditempat dirinya bekerja. Untuk itu, ia datang ke Bali untuk bekerja.

"Sebelum Nyepi saya pulang kampung, hari ini datang ke Bali untuk kerja," ungkap Wahyu kepada media suaradewata.com, Jumat sore, (27/03/2020). 

Ia pun menerangkan, setiba di pelabuhan Ketapang Banyuwangi sudah ada pemeriksaan suhu badan dengan alat scanner. Bahkan setiba di pelabuhan Gilimanuk Jembrana hanya ditanyakan apakah ada yang pernah bekerja di luar negeri. Dalam Bus tersebut dirinya mengaku duduk sendiri di belakang Bus dan juga mengaku didepannya para penumpang duduk berdampingan.

"Dari Ketapang sudah ada pengukur suhu, kalau di Gilimanuk ditanyain apakah ada yang kerja diluar Negeri, kalau ada kemungkinan dikarantina," kata pria ini yang sudah memakai masker bahkan sudah berbekal hand sanitizer.ang/nop


TAGS :

Komentar

FACEBOOK

TWITTER